• Home
  • Pelalawan
  • Ketua DPC IPJI Kabupaten Pelalawan Silahturahmi ke Kejari
Selasa, 30 Juni 2020 | 23:16:01

Ketua DPC IPJI Kabupaten Pelalawan Silahturahmi ke Kejari

Foto/Ist
Ketua DPC IPJI Kabupaten Pelalawan Silahturahmi ke Kejari
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PELALAWAN ||| Ketua DPC IPJI Kabupaten Pelalawan,Richard Simanjuntak didampingi Sekretaris Iren Davidson Habeahaan melakukan kunjungan silaturrahmi ke Kejaksaan Negeri Pelalawan,Senin (29/6/2020).

 

Kunjungan silaturrahmi Ketua dan Sekretaris DPC IPJI tersebut disambut hangat Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan,Nophy Tenno Phero Suoth SH, MH yang didampingi, Kasi Intel Kejari Pelalawan,Sumriadi,SH.

 

Dalam silahturahmi tersebut, Richard Simanjuntak dan Iren Davidson menyampaikan tentang telah berdirinya kepengurusan DPC IPJI Kabupaten Pelalawan sesuai dengan SK DPP IPJI tentang pengangkatan kepengurusan DPC IPJI masa Bhakti tahun 2020-2025 di Kabupaten Pelalawan.

 

Pada kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan,Nophy menyampaikan, pihaknya menyambut baik telah terbentuknya Kepengurusan DPC IPJI Kabupaten Pelalawan masa Bhakti tahun 2020-2025..

 

Kami sangat respon atas keberadaan IPJI dikabupaten pelalawan ini,  kami siap bekerja sama sebagai mitra kerja dengan seluruh pengurus dan anggota IPJI DPC kabupaten Pelalawan sebutnya.

 

Disela - sela pertemuan tersebut, menjawab pertanyaan wartawan terkait perkembangan dugaan Kasus SPJ fiktif oleh Dinas PUPR kabupaten Pelalawan, Nophy mengatakan,  tentang penetapan tersangka pada kasus dugaan korupsi pada Dinas PUPR, pihaknya menunggu hasil perhitungan tim audit BPKP yang menghitung kerugian negara atas kasus rasuah tersebut.

 

"Kita memang melihat ada kerugian negaranya, tetapi kita masih menunggu hasil perhitungan dari tim audit tersebut untuk penetapan tersangkanya" jelas Nophy.

 

Nophy menerangkan, untuk kasus PT. Peputra Supra Jaya (PSJ) sesuai putusan Mahkamah Agung memvonis PT. PSJ untuk membayar denda sebesar Rp 5 Miliar, namun oleh pihak PT. PSJ masih mencicil sebesar Rp 1 miliar atau mereka, ( PSJ - Red) baru mencicil denda tersebut sekitar dua puluh persen pungkasnya mengakhiri.||| Richard Simanjuntak

 

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Jumat, 26 Juni 2020 | 12:45:26
Disinyalir PT PLN “Tutup Mata"
BERIKAN KOMENTAR
Top