• Home
  • Pelalawan
  • Soal Jalan Desa Tambun, Ini Kata Ketua LSM KPK Nusantara Kabupaten Pelalawan Suswanto,S.Sos
Jumat, 20 September 2019 | 17:37:28

Soal Jalan Desa Tambun, Ini Kata Ketua LSM KPK Nusantara Kabupaten Pelalawan Suswanto,S.Sos

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PELALAWAN ||| Ketua LSM KPK Nusantara Kabupaten Pelalawan Suswanto,S.Sos sebut Kepala Inspektorat Kabupaten Pelalawan"Asbun"

 

Terkait pernyataan Kepala Inspektorat Kabupaten Pelalawan, Irsyad, SH, MHum disalah satu media online di Riau pada Rabu (18/9-2019)  yang mengatakan "pekerjaan Desa Tambun, kecamatan  Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan disebut menjadi contoh bagi Desa lainnya yang ada diKabupaten Pelalawan".

 

Menurut Suswanto, pernyataan ini  terkesan mengada-ada dan tujuan utamanya melindungi, Seolah - olah Mutu pekerjaan desa lainnya tidak baik, sebutnya. "Kepala Inspektorat harus dapat menunjukkan kehadapan publik keunggulan pelaksanaan penggunaan Anggaran serta kualitas pekerjaannya"

 

Suswanto juga meminta kepala Inspektorat agar dapat transparan terkait pernyataannya, harus dapat menunjukkan kualitas pekerjaan lebih bagus, dan dari segi administrasi juga lebih baik tentunya dari pada desa lainnya yang ada di Kabupaten Pelalawan, sehingga dapat dikatakan menjadi contoh".

 

Pernyataan Kepala Inspektorat Kabupaten Pelalawan tersebut dilontarkan kepubli, terkait adanya pemberitaan dimedia cetak yang menyoroti kualitas pekerjaan perkerasan jalan desa Tambun, kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan. 

 

Dalam pemberitaan yang diterbitkan oleh media cetak Aktual “Fakta Berbicara”, menilai pekerjaan dimaksud diduga tidak sesuai RAB pekerjaan membuat kepala inspektorat Kabupaten Pelalawan angkat bicara dimedia online Riau Terkini.Com terbitan Riau,(18/9).

 

Pekerjaan perkerasan Jalan Desa Tambun, Kecamatan Bandar Petalangan,Kabupaten Pelalawan Tahun 2018 lalu, yang sumber dananya dari ADD dengan Jumlah anggarannya sebesar Rp.304.951.600, dengan volume kegiatan, P 1395m, L 3,5m.

 

Hasil investigasi wartawan pada juli 2019, jalan yang pekerjaannya baru dirampungkan pada akhir tahun sudan mangalami banyak kerusakan. Bahkan dibeberapa titik badan jalan, bahkan ada yang amblas sampai sekitar 15cm. 

 

Dilokasi jalan amblas tersebut hasil temuan tim wartawan hampir tidak ada batunya, sehingga kekuatan pekerjaan tersebut menjadi tidak optimal.

 

Terkait kegiatan perkerasan jalan ini, pihak Tipikor Polres Pelalawan Telah memeriksa dokumen pekerjaan dan telah memanggil pihak terkait, TPK, bendahara desa, LKMD Desa Tambun.

 

Pihak penyidik Tipikor Polres Pelalawan sebagai penegak hukum dalam keterangan nya oleh Kanit yang didampingi anggotanya, kamis 05/09-2019, diruang kerjanya kepada wartawan menyampaikan, bahwa pihaknya telah turun kelokasi dan telah memeriksa TPK, dokumen pekerjaan mereka dan ternyata pekerjaan telah diperiksa oleh inspektorat kabupaten Pelalawan tidak tidak ada masalah sebutnya. Sehingga pihaknya menyimpulkan tidak ada masalah karena inspektorat sebagai (APIP) Aparat Pengawas Intern Pemerintah telah memeriksa mereka sebutnya.

 

Informasi sebelumnya pihak Tipikor Polres Pelalawan kepada sumber wartawan menyebut, kondisi jalan yang benar rusak ini, menirukan ucapan sumber.

 

Bendahara Desa Tambun, Maria Fransiska sebelumnya17/09-2019 kepada wartawan mengatakan, bahwa kerusakan itu karena faktor cuaca, dan pekerjaan tersebut dalam perawatan pihaknya sebutnya.

 

Jika pekerjaan yang kualitasnya diragukan, dijadikan contoh bagi desa lainnya, sesuai pernyataan kepala inspektorat M.Irsyad,SH,M.Hum. jika pemeriksaan Inspektorat menjadi acuan utama dan keputusan final suatu kegiatan baik tidaknya kegiatan tersebut dengan mengabaikan keadaan yang sebenarnya, maka dapat disimpulkan, Fakta tidak berbicara lagi.|| Richard Simanjuntak

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top