Kamis, 31 Oktober 2019 | 01:58:21

Kenali Bahaya Stres dan Cara Mengatasinya

Oleh : Yuni Masrona
Foto/Ist

Pada umumnya setiap orang pernah mengalami stres termasuk anak-anak. Berda sarkan hasil survei skor kesejahteraan Cigna, yang melibatkan 1000 responden, sebanyak 86% responden dari seluruh negara yang turut berpartisipasi mengaku pernah merasakan stres.Stres merupakan keadaan yang melibatkan interaksi individu dengan situasi yang sedang dialaminya.

 

Stres adalah respon tubuh seseorang ketika berada dalam situasi yang membebani dan penuh tekanan. Stres dialami oleh individu ketika seseorang tersebut mengha dapi masalah yang mungkin belum dapat terpecahkan. Secara umum stres dapat membuat seseorang merasa tertekan, khawatir, ketakutan, cemas, letih, bahkan marah.

 

Stres sebenarnya diperlukan, karena dengan adanya stres, dapat menjadi modal dasar membangun semangat dan motivasi untuk meraih apa yang seseorang harap kan. Sebagai contoh, seorang siswa yang mendapat nilai ujian rendah. Ia mengala mi stres karena takut tidak naik kelas, maka stres itu akan memicu ia untuk belajar dan meraih nilai tinggi diujian selanjutnya. Stres dinilai dapat menjadi pendukung kesuksesan. Stres tidak selalu membawa efek buruk karena stres akan hilang dengan sendirinya ketika kondisi yang menyebabkan tekanan atau frustasi tersebut dilewati.

 

Namun stres akan berbahaya jika berkepanjangan dan tidak dikelola dengan baik. Stres yang berkepanjangan dapat menjadi depresi. WHO menyebutkan bahwa diperkirakan sekitar 35 juta orang di dunia mengalami depresi pada tahun 2016, bahkan WHO memprediksi pada tahun 2020 depresi akan berada dibawah penyakit kardiovaskular sebagai beban kesehatan tertinggi kedua.

 

Stres juga dapat berdampak buruk pada kesehatan, banyak penyakit yang bersumber dari stres. Karena ketika mengalami stres, tubuh akan melepas hormon kortisol dan adrenalin yang membuat kerja jantung menjadi lebih cepat sehingga memicu beberapa reaksi seperti meningkatnya tekanan darah, menyempitnya pembuluh darah dan napas menjadi lebih cepat. Sistem kekebalan tubuh seseorang saat sedang stres akan menurun sehingga membuat orang tersebut mudah terkena penyakit seperti penyakit jantung, stroke, hipertensi, obesitas, asam lambung, dll.

 

Penyebab seseorang mengalami stres diantaranya karena masalah keuangan, adanya hubungan yang tidak baik dengan teman, keluarga, bahkan atasan, terlalu sibuk, akan menghadapi suatu peristiwa yang penting dan membuat beban pikiran, adanya masalah kesehatan, dan adanya masalah emosional seperti penyesalan dan merasa rendah diri. Secara umum, stres  terjadi ketika realita seseorang tidak sesuai dengan harapan atau ekspektasinya.

 

Gejala yang ditimbulkan stres dapat berupa gejala emosi, fisik, kognitif dan perilaku. Gejala emosi berupa frustasi, moody atau suasana hati yang cepat berubah, merasa tidak berguna, kesepian, bingung, sulit untuk menenangkan pikiran hingga hilang kendali. Gejala fisik yang ditimbulkan stres yaitu sakit kepala, muncul jerawat, gangguan pencernaan seperti mual dan diare, lemas, jantung berdebar, gangguan tidur bahan nyeri otot. Gejala kognitif dapat berupa pesimis, mudah lupa, sulit memusatkan perhatian, memiliki padangan yang negatif dan sulit menentuan keputusan yang tepat. Sedangkan gejala perilaku ditandai dengan tidak mau makan, menunjukkan sikap gugup seperti mengetuk-ngetu meja, menghindari tanggung jawab, berjalan bolak-balik, merokok, hingga mengonsumsi alkohol berlebihan.

 

Setelah mengetahui bahaya yang ditimbulan akibat stres, penting bagi kita megetahui cara yang tepat untuk mengelola stres agar tidak berdampak buruk terutama pada kesehatan dan agar hidup menjadi lebih produktif.

 

Berikut adalah beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk megelola stres.

 

Pertama yaitu olahraga, olahraga dapat berguna untuk merelaksasi tubuh dan pikiran. Selain itu olahraga juga dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anda. Olahraga sebaiknya dilakukan setidaknya tiga kali per minggu selama 30 menit untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Anda bisa melakukan olahraga sederhana seperti jogging, bersepeda, bahan berenang.

 

Tips kedua yaitu latihan pernapasan. Ketia anda stres, cobalah untuk menghentikan sementara aktivitas yang sedang anda lakukan lalu tarik nafas panjang. Caranya yaitu duduk atau berbaring dengan posisi yang nyaman, pejamkan mata anda, bayangkan anda berada di situasi yang tenang dan rileks, tarik nafas panjang dan keluarkan perlahan. Lakukan ini selama 5-10 menit.

 

Ketiga lakukan hal yang anda sukai.Ketika anda mengalami stres anda bisa mendengarkan musik, menggambar, membaca novel, menonton film, atau berbelanja. Hal ini dapat membantu mengembalikan mood anda dan tidak terpaku pada masalah yang sedang anda hadapi.

 

Keempat yaitu sharing dengan orang terdekat. Anda bisa menceritakan masalah yang membebani pikiran anda dengan sahabat, orang tua, atau keluarga. Hal ini dapat membuat anda lega bahkan mereka dapat memberikan solusi untuk masalah anda.

 

Kelima yaitu menyelesaikan masalah penyebab stres. Carilah solusi dari permasalahan yang anda miliki misalnya jika ada masalah dengan sahabat, cobalah untuk berbicara dan menemuinya, karena biasanya masalah terjadi karena adanya kesalahpahaman. Lari dari masalah bukanlah langkah yang tepat, berjuanglah menghadapi masalah.Masalah yang datang bukan untuk dihindari atau dilupakan tetapi untuk dihadapi atau dipecahkan. Karena stres anda akan hilang apabila masalah tersebut telah terselesaikan.

 

Tips terakhir yaitu mulailah berdamai dengan diri sendiri. Jangan selalu menyalahkan diri sendiri dan menganggap diri tidak berguna karena hal ini lah yang dapat memicu stres. Percayalah bahwa setiap orang memilki kelebihan dan kekurangan. Tidak masalah jika anda membuat kesalahan, jadikan hal itu sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk menata kehidupan yang akan datang. Karena setiap yang ditakdirkan untuk terjadi pasti memiliki sisi positif yang bisa diambil sekalipun hal tersebut pada awalnya dirasa mengecewakan. Maafkan lah dirimu dimasa lalu,  cintai diri anda sendiri dan teruslah berpikir positif.||| Yuni Masrona (Mahasiswi Prodi Kesehatan Masyarakat-Fak Kesmas Universitas Sriwijaya)


BERITA LAINNYA
Sabtu, 13 April 2019 | 00:24:04
Kisah Umang (orang bunian) di Tanah Karo
Minggu, 5 Agustus 2018 | 23:53:29
Faperta UMA Gelar Pembekalan PKL
Rabu, 23 Mei 2018 | 14:30:42
Reggy Nouvan,Berbagi Ilmu Lewat Komik
Sabtu, 14 April 2018 | 21:55:37
Kata Wakil Wali Kota,Guru Harus Diproteksi
Senin, 11 September 2017 | 12:40:29
ITM dan DPD RI Seminarkan RUU Kegeologian
Jumat, 11 Agustus 2017 | 01:39:44
Peserta Didik Nasional Butuh Penguatan Karakter
Selasa, 14 Februari 2017 | 23:09:38
LPM UMA Gelar Pelatihan AMD SPMI
BERIKAN KOMENTAR
Top