• Home
  • Pendidikan
  • Wakil Rektor I ITM : Pengembangan Ilmu Pengetahuan Harus Terintegrasi
Selasa, 12 September 2017 | 11:56:49

Wakil Rektor I ITM : Pengembangan Ilmu Pengetahuan Harus Terintegrasi

BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN///Pengembangan ilmu pe­nge­­tahuan harus dilakukan secara terintegrasi yakni ilmu agama dan ilmu umum. Meskipun bentuk for­malnya berbeda,namun dalam hakikatnya sama, yaitu sebagai tanda-tanda ke­kuasaan Allah SWT.

"Dengan paradigma demikian, maka tidak ada lagi yang merasa lebih unggul antara satu dengan lainnya," ungkap Wakil Rektor I Institut Teknologi Medan (WR-I ITM) Dr Ir Hermansyah Alam SKom MT, MM pada diskusi Science dan Teknologi Dalam Al Qur'an, akhir pekan kemarin di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Jalan Willem Iskandar Medan.

Disebutkannya ilmu-ilmu agama berkaitan dengan pembinaan mental, moral dan ketahanan batin, sedangkan ilmu umum berkaitan dengan pembinaan fisik, intelektual dan ketrampilan.

Hermansyah menilai, pe­nye­suaian motivasi pe­ngem­bangan ilmiah dengan ajaran Islam selain akan mening­katkan kuantitas juga kualitas ilmiah, karena motivasi utama tidak untuk mendapatkan popularitas dan imbalan materi semata atau sekedar ilmu untuk ilmu, melainkan mengembangkan ilmu yang didorong oleh keikhlasan dan rasa tanggung jawab kepada Allah.

Dengan cara demikian, tujuan humanisilmu pe­nge­ta­huan bisa tercapai dan tidak digunakan untuk tujuan-tujuan yangmembahayakan dan merugikan manusia.

Disebutkannya, reorientasi pengembangan ilmu pe­nge­ta­huan harus dimulai dengan suatu pemahaman yang segera dan kritis atas epistemologi Islam klasik dan suaturumusan kontemporer tentang konsep ilmu.

Perubahan harus di­ta­fsir­kan dalamrangka struktur fisik luarnya, dan in­frastruktur dari gagasan epi­stemologi Islamyang harus dipulihkan secara ke­se­luruhan.

Dengan kata lain, pe­ngem­bangan ilmu pe­nge­tahuan dalam bentuk lahiriahnya, jangan sampai menghilangkan maknaspiritualnya, yakni se­bagai sarana untuk me­nyak­sikan kebesaran Tuhan.

Menurut Hermansyah ilmu pengetahuan juga harus dikembangkan oleh orang yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan moral dan spiritual.

Hal ini sesuai dengan apa yang terjadi dalam se­ja­rah abad klasik, di mana para ilmuwan yang­mengem­bangkan ilmu pengetahuan adalah pribadi-pribadi yang senantiasa taat beribadah kepada Allah dan memiliki kesucian jiwa dan raga.///Zul

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 11 September 2017 | 12:40:29
ITM dan DPD RI Seminarkan RUU Kegeologian
Jumat, 11 Agustus 2017 | 01:39:44
Peserta Didik Nasional Butuh Penguatan Karakter
Selasa, 14 Februari 2017 | 23:09:38
LPM UMA Gelar Pelatihan AMD SPMI
Kamis, 1 September 2016 | 22:34:27
Tingkatkan Kualitas Guru Lewat LPTK
Rabu, 17 Agustus 2016 | 23:48:59
Buku Bacaan Berjenjang Menjangkau Anak Pegunungan
Rabu, 17 Agustus 2016 | 23:25:33
Empat Mahasiswa Unpab Ikuti P2A di Thailand
Kamis, 11 Agustus 2016 | 00:54:05
12 Mahasiswa ITM Peroleh Beasiswa Bidikmisi
BERIKAN KOMENTAR
Top