• Home
  • Simalungun
  • Cetak Pemandu Wisata Yang Ramah Dan Handal Dalam Pengelolaan Warisan Budaya
Rabu, 27 November 2019 | 15:42:34
* Resman Saragih Kadisparbud Simalungun :

Cetak Pemandu Wisata Yang Ramah Dan Handal Dalam Pengelolaan Warisan Budaya

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com. SIMALUNGUN ||| Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Simalungun memastikan semua warisan budaya di Simalungun dapat terpelihara dan dapat diakses sebaik mungkin, dan untuk itulah  kegiatan pelatihan pengelolaan warisan budaya ini dilaksanakan di Atsari Hotel Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Sumut, Rabu (27/11/2019).

 

Kegiatan yang dibuka Kadisparbud Simalungun Resman Saragi, melalui katasambutan yang dibacakan Sekretaris Disparbud Anson Napitupulu menyampaikan bahwa sampai saat ini pemerintah kita sedang giat membangun destinasi wisata di setiap provinsi maupun kabupaten kota sekaligus mendukung perekonomian masyarakat dan diharapkan melalui sejumlah Destinasi pariwisatanya dapat meningkatkan kemajuan budaya tentu dengan maengasah kemampuan dan kompetensi yang mumpuni bagi pengelola/ pemandu warisan budaya sebagai salah satu bagian dari memperkenalkan nilai wisata sejarah dan budaya yang dapat mengesankan bagi wisatawan. Katanya.

 

Untuk itu pengelolaan pelaksanaan pelatihan budaya ini sangat diperlukan untuk membina masyarakat guna ‘mencetak pemandu wisata yang ramah dan handal’ dengan standar kusus agar mampu meemberikan pelayanan yang baik, santun, ramah dan memiliki tata krama serta bermartabat, sekaligus membangun kesan yang lebigh positif lagi bagi dunia Pariwisata Simalungun, tentu dengan SDM yang kuat bagi para pengelola/pemandu warisan budaya daerah, pesan Resman Saragih.

 

Sementara itu disela kegiatan, Zulpanuddin Dalimunthe SH sebagai Kabid Sarana dan Prasarana selaku Ketua Panitia menyampaikan betapa pentingnya pemandu warisan budaya atau pramuwisata diberi pembekalan yang mumpuni, supaya menjadi salah satu komponen strategis dan menjadi ujung tombak dalam sektor pariwisata Danau Toba, Katanya.

 

“Jadi pemandu wisatayang baik dan memiliki etika dan pengetahuan yang mumpuni sangat mempengaruhi kualitas pelayanan mereka terhadap wisatawan, maka dari itu, kami mengharapkan melalui pelatihan pengelolaan warisan budaya ini mampu menghasilkan ‘Pramuwisata yang handal dan memiliki sumber daya manusia yang lebih baik dari yang lainnya, Ujar Bang Zul; (saapan akrab Zulpanuddin Dalimunthe SH).

 

Adapun narasumber yang menyajikan materi dan didampingi moderator Hilde Saragih,  Riten Sipayung, dan Darmawan Damanik diawali dengan sajian dari Sekjend DPP Partuha Maujana Simalungun (PMS) Japaten Purba BME membawakan Warisan Budaya Tak Benda, Drs Setia Darmawan Purba Msi dosen USU bidang Seni mengusung materi membudayakan Musik tradisi Simalungun.

 

Lalu DR Hisarma Saragih MHum Dosen program studi pendidikan sejarah dan pascasarjana Universitas Simalungun Pematangsiantar menyampaikan terkait warisan Budaya Simalungun, menurutnya segala sesuatu milik orang Simalungun baik berupa harta, nama baik, harta pusaka, yang merupakan sistem gagasan, tindakan dan hasil karyanya dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik dirinya.||| JESSIHOTANG

 

 

 

 

 

Editor : Zul 


BERITA LAINNYA
Rabu, 11 Desember 2019 | 20:18:21
Humbahas Raih Juara I Ajang Lomba Vocal Group
Senin, 25 November 2019 | 15:28:38
Kejurnas Rally di Parapat, Bupati Sampaikan Terimakasih
BERIKAN KOMENTAR
Top