• Home
  • Simalungun
  • Biadab Maling Sikat Gadril Milik PT Bumikarsa di Jalinsum Sitahoan
Rabu, 12 Februari 2020 | 16:00:37

Biadab Maling Sikat Gadril Milik PT Bumikarsa di Jalinsum Sitahoan

aktualonline.com/Jes Sihotang
Biadab Maling Sikat Gadril Milik PT Bumikarsa di Jalinsum Sitahoan

aktualonline.com. SIMALUNGUN ||||  PT Bumikarsa ‘Kalla Grup’ akhirnya membuat laporan ke Polsek Parapat, terkait raibnya ratusan unit Gadril dengan panjang berfariasi (besi pengaman jalan), yang telah terpasang di Jalan Lintas Sitahoan Sipangan Bolon, Simalungun (jalan alternatif menuju Tobasa). Laporan itu disampaikan pengawas proyek, Anwar Amir.

 

Kapolsek Parapat AKP Irsol yang menerima laporan itu, langsung bergerak ke TKP, dan telah membentuk tim guna mengungkap kasus pencurian Gadril di jalan lintas Sitahoan itu. “Kami akan dalami dulu, dan sudah buat skemanya, kami juga akan segera memanggil saksi-saksi terkait gadril itu, termasuk siapa saja yang memasang gadril, karena mencuri gadril yang pakai baut besar dan kaki gadril sepertinya belum tercor, berikut Gadrilnyapun berat, maka tidak mungkin pelakunya hanya satu atau dua orang, mereka pasti sudah merencanakan itu dan diduga memakai alat angkut berupa kenderaan, itulah dugaan kita sementara, kata Kapolsek Parapat, di Kantornya, Rabu (12/2/2020).

 

Kapolsek juga menyampaikan telah menerima laporan kehilangan Gadril yang sudah dipasang oleh pihak PT Bumi Karsa, hanya saja saat besi gadril itu hendak dipasang, tidak ada pemberitahuan, namun demikian kita tetap memberikan perhatian atas laporan itu, yang dilaporkan pengawas PT Bumi Karsa, Anwar. Kata AKP Irsol.

 

Dalam laporannya, Anwar selaku penanggung jawab lapangan menceritakan bahwa pencurian tingan Gardrail diduga dilakukan pada malam hari dengan memanfaatkan kondisi jalan yang gelap karena sampai saat ini belum ada lampu jalan yang terpasangan dikarenakan masih tahap pembangunan berkelanjutan, Ujar Anwar.

 

Dalam laporanya kepada Polisi, Anwar menyebutkan 253 unit tiang penyangga, 342 pengikat  Gardrail  raib dan dibongkar secara acak, sehingga tidak mengubah posisi pagar dengan  menghindari kecurigaan,”Jadi seolah-olah gadril itu berdiri tegak, ternyata dibeberapa penyambungan dan interval yang satu dengan yang lain sudah blong, Kata Anwar.

 

“Kami dari pihak PT Bumi Karsa sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Parapat dengan nomor Laporan Polisi Nomor LP/ 11 / II /SU / Simal / SEK- Rapat pertanggal 10/02/2020”, Ujar Anwar.

 

Terkait raibnya ratusan gadril di proyek yang tengah dkerkalan oleh pihak PT Bumikarsa, Menejer PT Bumi Karsa Hamdan menyampaikan, sangat disayangkan dengan tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti itu, dan oleh karenanya kita sudah melaporkan itu ke Polsek Parapat melalui pengawas kita disana, pak Anwar, ujar Hamdan.||| Zest

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 17 Februari 2020 | 23:13:03
Ketua PHRI Simalungun Meninggal Dunia
Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:24:40
Mandi Hujan, Bocah Andre Terseret Arus Parit Irigasi
BERIKAN KOMENTAR
Top