• Home
  • Simalungun
  • Dinding Jaringan Irigasi Javacolonisasi di Purbaganda Rusak
Selasa, 2 Juni 2020 | 15:50:01

Dinding Jaringan Irigasi Javacolonisasi di Purbaganda Rusak

Foto/Ist
Dinding Jaringan Irigasi Javacolonisasi di Purbaganda Rusak
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PEMATANG BANDAR |||| Jaringan  Daerah Irigasi (DI) Javacolonisasi di Nagori Purbaganda Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun rusak. Kondisi rusaknya jaringan irigasi ini membuat para petani di Kecamatan Pematang Bandar semakin prihatin karena berdampak pada lahan pertanian mereka.

 

Dan jika rusaknya saluran irigasi baik itu tersier dan jaringan sekunder dibiarkan berlarut akan merugikan para petani dalam bercocok tanam.

 

jaringan  Di Daerah Irigasi ( DI ) Javacolonisasi di Nagori Purbaganda Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun kondisinya memprihatinkan dimana dinding kanan dan kiri sudah banyak yang jebol.seperti diketahui bahwa DI.Javakolonisasi ini mengairi 3000 ha persawahan di hamparan persawahan Nagori Purbaganda,Nagori Kandangan,Nagori Wonorejo,Nagori Talun Madear, Nagori Purwosari dan Nagori Bandar Manis.Oleh karnanya butuh perhatian  dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

 

Pemerintah pusat saat ini mencanangkan ketahanan pangan namun apa yang dapat dihasilkan jika saja kondisi irigasinya buruk.

 

Amatan Wartawan dilapangan Selasa (2/6/2020) terlihat didinding kanan,kiri saluran ada yang jebol,diperkirakan 10 - 15 titik kerusakan dari bendung sampai ke bawah daerah Titi Besi Nagori Kandangan.

 

Belum ada tanda tanda tahun ini di perbaiki,namun petani mengatasinya dengan menimbun yang jebol.

 

Petani yang sawahnya jebol marga Siagian,saat ditanya mengatakan " kami harus menimbunnya agar longsor tidak melebar,dan kami bisa bertanam padi pak," ujarnya. Dikatakan Siagian jika saja tidak segera diperbaiki maka dikawatirkan lonsong melebar.


Ditempat terpisah cabang PSDA Bah Bolon J.Manurung ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut diatas, melalui selulernya, mengatakan bahwa kerusakan jaringan irigasi itu sudah dilapor ke PSDA Sumatera Utara, dan Manurung berharap tahun depan harus direhab total, menurutnya kerusakan itu sudah mencapai 50 persen,lagi pula tidak ada lantainya.Untuk itu warga tani agar bersabar sampai pada tahun depan dan segera diperbaiki,katanya.||| TAS/JAT

 

 

 

 

 

Editor : Zul

 

 


BERITA LAINNYA
Rabu, 5 Agustus 2020 | 19:43:46
Gerbang Marcopolo NV STTC Dibongkar
Sabtu, 1 Agustus 2020 | 23:46:58
Air Sungai Lintas Jembatan Kembar Mulai Keruh
Senin, 13 Juli 2020 | 23:43:47
Gereja HKBP Sualan Jadi Benteng Banjir Bandang
BERIKAN KOMENTAR
Top