• Home
  • Simalungun
  • Alat Berat PT TPL Didatangkan Bantu Keruk Sungai Penuh Bebatuan
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:33:24
* Sungai Batu Gaga Hantam Rumah Warga

Alat Berat PT TPL Didatangkan Bantu Keruk Sungai Penuh Bebatuan

aktualonline.com/Jes Sihotang
Alat Berat PT TPL Didatangkan Bantu Keruk Sungai Penuh Bebatuan
BERITA TERKAIT:
aktualonline.com. SIMALUNGUN ||| Setelah musibah banjir bandang yang tak terbendung dari Sungai Batu Gaga Bangundolok, Sabtu (11/7/2020) lalu, hingga menghantam rumah warga disekitar bantaran sungai, membuat Lurah Parapat Rohana Sinaga SH menyurati PT TPL sekaligus bermohon untuk menurunkan alat berat PT TPL guna melakukan pengerukan dan normalisasi Sungai Batu Gaga, Selasa (14/7/2020).

Menurut Lurah Parapat  warganya korban banjir yang dihantam Sungai Batugaga adalah, warga di Lingkungan I dan II diantarnya rumah Akim Sinaga, Ismail Siregar Ruslaini Simanunngkalit, Arifin Manihuruk, Samuel Lubis, Mak Lasma Pasaribu, Mak Hotlan Silalahi, Reslin Naibaho, Mak Frengky Simanjuntak, Oloan Sinaga, Syarifuddin Purba, Mak Juniel Tambunan, Zetro Naibaho, Agus Sitio, Mak Rio Sinaga dan Elsa Dita Panggabean.

Sebahagian rumah itu dijebol air dan meluluhlantakkan isi rumah, dan sebahagian lagi terkena banjir lumpur sampai kedalam rumah masing-masing, bukan itu saja, sebuah rumah dekat jembatan juga, bahagian dapurnya sudah menggantung akibat hantaman banjir.

Satu-satunya jembatan penghubung antara Lingkungan I dan II juga terlihat retak, mungkin terimbas dentuman derasnya air bercampur lumpur dan bebatuan, Ujarnya.

Rudi Hutagalung, Humas PT TPL Sektor Aek Nauli yang terlihat dilokasi penerukan membenarkan permohonan warga melalui Lurah Parapat untuk mendatangkan alat berat dari TPL. "Kami hadir untuk membantu warga kita dan berupaya mengeruk sungai batugaga disekitar lintas pemukiman ini, medannya agak sulit dan penuh bebatuan,lalu ada juga pohon yang sudah menggantung, kami hanya bisa berupaya melakukan penegrukan batu supaya sungai tak dangkal, dan bebatuan itu kita buat sebagai benteng dibantaran Sungai ini", Ujar Rudi.

Mak Prengki Simanjuntak mewakili warga menyampaikan terimakasih kepada pihak PT TPL,  begitu juga Lurah Parapat menyampaikan halyang sama karena suratnya dapat cepat ditanggapi untuk membantu warga, sebab Sungai batu Gaga ini sesekali mengamuk tapi dampaknya pasti menyusahkan masyarakat. "Banjir lumpurnya saja bisa sampai ke Jalinsum Parapat", Ujar Rohana.

Selain sejumlah rumah yang dihantam Sungai Batu Gaga, sebuah bekas rumah potong di depan Hotel Sedayu Parapat juga nyaris rubuh, soalnya sebuah penginapan disana sepertinya sudah menimbun sebahagian bantaran sungai era Lurah yang dulu, membuat sungai itu makin sempit dan menghantam bekas rumah potong itu, Ujar warga M Sinaga (35) di lokasi tempat penjual Mangga depan Sedayu Hotel. ||| Jess





Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Sabtu, 1 Agustus 2020 | 23:46:58
Air Sungai Lintas Jembatan Kembar Mulai Keruh
Senin, 13 Juli 2020 | 23:43:47
Gereja HKBP Sualan Jadi Benteng Banjir Bandang
Minggu, 12 Juli 2020 | 23:58:23
Banjir Bandang di Sualan Karena Volume Hujan Tinggi
BERIKAN KOMENTAR
Top