• Home
  • Solok
  • Aparat Gabungan Siap Amankan Lebaran 2018 di Kota Solok
Kamis, 7 Juni 2018 | 11:21:12

Aparat Gabungan Siap Amankan Lebaran 2018 di Kota Solok

aktualonline.com/Edrin
Aparat Gabungan Siap Amankan Lebaran 2018 di Kota Solok
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.SOLOK///Guna mengamankan pelaksanaan hari raya Idul fitri tahun 1439 H, POLRI, TNI dan bersama mitra kerja terkait menggelar apel gabungan Operasi Ketupat 2018, yang mana operasi ketupat tersebut akan berlangsung selama 18 hari, mulai tanggal 7 sampai 24 Juni.


Operasi Ketupat Tahun 2018 diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda jajaran, selama 18 (delapan belas) hari, mulai tanggal 7 s/d  tanggal 24 Juni 2018. Operasi kemanusiaan ini melibatkan sebanyak 173.397 personil pengamanan gabungan, yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya.

 

Momentum jalanya apel gabungan itu dipimpin lansung oleh Wakil Walikota Solok Reiner, ST, MM, di halaman Mapolres Solok Kota, yang mana apel tersebut diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (6/6).

 

Selain itu apel gabungan itu juga di ikuti oleh Kpolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.I.K, MH, Waka polres Kompol Sumintak, dandim 0309 solok yang diwakili oleh Kasdim Supadi, Kejaksaan Negeri Solok, dan di ikuti oleh ratusan peseta operasi ketupat tahun 2018.

Pada kesempatan itu Wakil Walikota Solok Reiner juga membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi M.Tito Karnavian. Dimana dalam amanat tersebut yaitu operasi tersebut berlangsung selama 18 hari, yakni dari tanggal 7-24 Juni 2018 mendatang.


Dengan menurunkan ribuan personal pengamanan gabungan, yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholders terkait, dan elemen masyarakat lainnya. Pada pelaksanaan operasi tahun ini, setidaknya terdapat 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama," ujarnya.


Potensi kerawanan pertama adalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Pada tahun 2017 secara umum stabilitas harga pangan dapat terjaga dan tidak terjadi kelangkaan bahan pangan.


Selain itu, pada tahun ini, potensi permasalahan masih berkisar pada masalah distribusi pangan, upaya penimbunan oleh kelompok kartel / mafia pangan, maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikkan harga di atas harga yang ditetapkan. Maka dari itu, diperlukan kerja sama dan langkah proaktif dari stakeholders terkait guna mengatasi hal ini," ujarnya.



Potensi kerawanan kedua adalah permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik. Potensi kerawanan ketiga yang juga harus diantisipasi adalah potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis. Potensi kerawanan keempat adalah,

ancaman tindak pidana terorisme.

 

Sementara itu, Kpolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.I.K, MH, mengatakan, mari kita wujudkan keaman selama operasi ketupat ini, agar masyarakat benar merasakan kenyamanan dan keamanan selama libur lebaran.


Selanjutnya, untuk titik kita dari polres Solok Kota bersama mitra kerja terkait pada lebaran tahun ini akan mendirikan 4 titik posko pengaman, yaitu posko pengamanan di ruang terbuka hijau ( RTH) Kota Solok, pandan ujung dan di Sei lasi serta di Singkarak, ujar Dony.////Edrin

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Selasa, 2 Oktober 2018 | 12:21:14
Begini Persiapan Leo Murphy Caleg PDI P Kota Solok
Selasa, 25 September 2018 | 01:28:12
AMIK Kosgoro Solok Wisuda 42 Lulusan
BERIKAN KOMENTAR
Top