• Home
  • Solok
  • Tak Kuat Menahan Emosi!! Anggota Satlantas Solok Kota Tendang Supir JM
Sabtu, 8 September 2018 | 23:52:46

Tak Kuat Menahan Emosi!! Anggota Satlantas Solok Kota Tendang Supir JM

aktualonline.com/Roni Natase
Tak Kuat Menahan Emosi!! Anggota Satlantas Solok Kota Tendang Supir JM
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.SOLOK KOTA///Hanya gara-gara tak tahan menahan emosi, seorang Oknum Polisi yang masih menggunakan pakaian kebesaran Polisi, yang bertugas di Satlantas Polres Solok Kota Brigadir Agung Priyanto, tendang Marzul Pera yang sehari-hari sebagai Sopir Jasa Malindo Jurusan Solok-  Padang. Pristiwa memalukan itu terjadi Sabtu (08/09) di Terminal Pull Jasa Malindo Selayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok sekira jam 10.00 wib.

Peristiwa berawal, oknum Polisi Satlantas Solok Kota Brigadir Agung Priyanto, Patroli Satlantas Polres Solok Kota. Bermaksud ingin menitipkan barang berupa STNK ke Samsat Polres Arosuka kepada Sang Sopir JS Marzul Pera. Namun, Marzul Pera tidak menghiraukan. Karena tak dihiraukan permintaannya akhirnya Agung menitipkan barangnya kepada Sopir lain yang juga jurusan Solok- Padang.

Setelah itu, Agung mengaku emosi karena respon Marzul yang menyebabkan terjadinya kesalah pahaman yang menyebabkan perang mulut antara Marzul dan Agung. Terindikasi karena saling ego, menyebabkan memancing emosi dari sang Polisi Agung. Akhirnya Agung menendang kursi Marzul Pera dua kali. Dan pristiwa itu sempat heboh untung para Agen dan dan Sopir lain dengan sigap mampu meredanya.

Selang tak begitu lama kemudian,Marzul Pera melaju membawa penumpang mobilnya menuju Padang. Mendegar pristiwa itu muncul di WA,kemudian Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan dengan sigabnya langsung turun KTP. untuk mencari kebenaran dan menanyai saksi-saksi.

Kapolres Solok Kota Doni Setiawan langsung menghubungi Sopir JS Marzul Pera, dan Agung, agar segera datang ke Mapolres Solok Kota untuk proses pristiwa itu, dan sekira jam 14.30 wib keduanya datang untuk memberikan keterangan di Ruang Propos Solok Kota kepada penyidik.

Doni menyatakan, setelah dimintai keterangan tentang pristiwa naas itu, dan dilakukan penyidikan. Agung mengakui keteledoranya, begitu juga dengan Marzul Pera, karena hal itu hanyalah salah paham. dan keduanya saling memaafkan dan permasalahan itu diselesaikan dengan jalan damai.

"Walau permasalahan itu telah damai namun, tindakan disiplin terhadap Agung tetap dilanjukan. Mengakibatkan mulai Minggu tanggal (09/09), Agung terkena sangsi tidak lagi berdinas di Satlantas Solok Kota (dipindah tugaskan ke devisi propam), sampai selesainya penyelidikan dan sampai dilaksanakanya sidang kedisiplinan,"jelas Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan, kepada sejumlah awak media sekira jam 15.00 Wib di Mapolres Solok Kota Sabtu (08/09).

Kapolres mengakui, tindakan Agung sebagai seorang polisi memang  salah. Dan akan tetap dilakukan tindakan sangsi disiplinan. Masalah ini sudah dikordiinasikan dengan propam Polda Sumbar.

"Atas pristiwa itu Agung bakal diberi sangsi  Kurungan Demosi dan tahanan paliing lama 21 hari, atau pindah jabatan ke jabatan lain,"tutup Doni.///Roni

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top