• Home
  • Solok
  • Pengawasan dan Partisipatih Masyarakat Dalam Pemilu Merupakan Upaya Cegah Pelanggaran Pemilu
Selasa, 11 September 2018 | 00:33:13

Pengawasan dan Partisipatih Masyarakat Dalam Pemilu Merupakan Upaya Cegah Pelanggaran Pemilu

Foto/Ist
Pengawasan dan Partisipatih Masyarakat Dalam Pemilu Merupakan Upaya Cegah Pelanggaran Pemilu

aktualonline.com.SOLOK////Partisipasi politik dan kedaulatan rakyat adalah suatu hal yang sangat penting dalam prises demokrasi sekarang ini. Untuk itu, salah satu misi Badan Pebgawas Pemilu (Bawaslu) dalam kiprahnya adalah mendorong pengawasan partisifatif berbasis masyarakat, termasuk di Kota Solok

Di Kota Solok sendiri, Pelibatan masyarakat dalam pengawasan terlaksananya dan suksesnya pemilu, harus terlebih dahulu melalui proses sosialisasi dari ketrampilan pengawasan pemilu dari pengawas pemilu kepada masyarakt.

Demikian ditekankan Ketua Badan Pebgawas Pemilu Kota Solok Triati,S.Pd saat acara pembukaan Rapat Pengenvangan Pengawasan Pemilu Partisipatf di hadapan peserta rapat yabg dilaksanakan di Hotel Taufina, Senin ( 10/09). Acara yang dikemas dalam bebtuk "Ngopilu Jilid 2" yang mengusubg tema "Pengawasan Paryisipatif Masyarakat sebagai Upaya Nencegah Pelanggaran Pemilu 2019".

Kelangsungan acara itu dihadiri oleh, anggota Bawaslu Provinsi Sumbar Ely Yanti, SH, Kapolres Solok Kita AKBP Doni Setiawan, Ka Panwaslu Kota Solok Triati,S.Pd, Ketua KPU Kota Solok, OPD terkait, dan perwakilan dari partai politik dari Kota Solok.

Triati Ka Bawaslu Solok Kota memaparkan, Bawaslu merupakan salah satu lembaga yang mempunyai mandat untuk proses pengawasan  tahapan setiap pemilu. Untuk kelancaranya hal itu sangat membutuhkan dukungan dari kegala lapisan dari banyak pihak. Yaitu dengan mengajak masyarakat dalam segala bentuk pengawasan setiap tahapan pemilu yang dilangsungkan.

Disisi lain, harus diakui berdasarakan evakuasi, Bawaslu termasuk Bawaslu yang ada di Kota Solok. belum secara maksimal menyediakan informasi kepada masyarakat. Untuk itu, sangat dibutuhkan kolabirasi yang kuat antara Bawaslu dengan masyarakat pemilih. Karena masyarakat merupakan ujung tombak utama dalam pelaksanaan pemilu yang berlagsug jujur dan adil.

Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu kata Triati, bukan saja untuk datang memilih, melainkan juga melakukan pengawasan atas kemungkinan yang mungkin ada kecurangan yang terjadi.

"Serta melaporkan segala  bentuk kecurangan kepada Bawaslu setempat sebagai lembaga yang bertugas mengawasi pemilu, jika terjadi segala bentuk jecurangan,"ujarnya.

Menurut Triati, Pemilu bukan saja sekedar ajang serimonial politik belaka yang menafikan partisipasi politik masyarakat. Oleh karena itu masyarakat adalah subyek dari proses terlaksanaya kesuksesan tahapan pemilu. "Karena tanpa peran masyarakat yang maksimal, tahapan pemilu disuatu daerah, diyakini tidak akan berjalan dengan secara maksimal,"terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Ka Bawaslu Kota Solok, pengawasan adalah sarana pembelajaran politik bagi masyarakat selama proses berlangsungnya tahapan pemilu di di Suatu daerah termasuk juga di Wilayah Kota Solok.

Makanya kata Triati, Bagi penyelenggara pemilu kehadiran masyarakat dalam tahapan dan  pengawasan merupakan hal yang sangat penting bagi terlaksananya tahapan pemilu yang jujur adil dalam penyelenggaraan pemilu..

Sementara itu, Kapolres Solok Kota AKBP Doni Setiawan, yang bertindak selaku pemateri mengatakan. Kita mengakui tahapan pelaksanaan pemilu 2019 sudah diambang pintu. Bagi Kota Solok sendiri, untuk kelangsungan tahapan pemilu tersebut tentunya kita menharapkan berjalan jujur, damai dan adil.

Untuk terciptanya tahapan pemilu yang jujur damai dan adil terutama di Kota Solok meburut Doni Setiawab, Tentunya sangat tergantung dari peran dan sosialisasi yang maksimal dari kru KPU dan Bawaslu yang ada di Kota Solok dalam uoaya memberikan sosialisasi ketebgah masyarakat luas.

Karena itu Kata Doni, sebesar apapun dan selihai apaun jua lembaga Bawaslu dalam pengawasan terhadap tahapan pemilu. "Tanpa adabya sosialisasi yang akurat kepada masyarakat pemilih, diyakini kelangsungan tahapan pemilu tidak akan berjalan debgan maksimal,"papar Kapolres Solok Kota.

Selain itu kata dia, dalam pelaksanaa pemilu di Kota Solok, kita tidak menginginkan adanya yang namanya parol dan calek curi star dalam kampanye, kesemuanya harus melalui tahapan yang telah ditetapkan.///Roni Natase

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Selasa, 2 Oktober 2018 | 12:21:14
Begini Persiapan Leo Murphy Caleg PDI P Kota Solok
Selasa, 25 September 2018 | 01:28:12
AMIK Kosgoro Solok Wisuda 42 Lulusan
BERIKAN KOMENTAR
Top