• Home
  • Solok
  • Wawako Solok, Reinier, ST.MM Ajak Masyarakat Tolak dan Jangan Terpengaruh Aksi People Power
Minggu, 19 Mei 2019 | 23:21:11

Wawako Solok, Reinier, ST.MM Ajak Masyarakat Tolak dan Jangan Terpengaruh Aksi People Power

Foto/Ist
Wawako Solok, Reinier, ST.MM Ajak Masyarakat Tolak dan Jangan Terpengaruh Aksi People Power

aktualonline.com.SOLOK ||| Wakil Walikota Solok Reiner menghimbau  kepada seluruh masyarakat Kota Solok untuk Tolak dan jangan terpengaruh Aksi People Power 22 Mei 2019, Demikian disampaikanya saat jamuan buka puasa bersama dengan berbagai organidasi dan kalangan masyarakat, ormas, dan organisasi lainya, pada Jumat, 17/05 di Rumdis Wakil Walikota Solok.

 

Reinir menegaskan, masyarakat Kota Solok agar, menjaga situasi kamtibmas di jajaran Kota Solok. Yang selama ini berjalan kondusif, aman dan lancar tanpa terjadi apa-apa.Apresiasi kepada Jajaran Polres Solok Kota, Kodim 0309 Solok, KPU Kota Solok dan Bawaslu Kota Solok. Atas lancarnya pemilu 2019 di Kota Solok.

 

"Ditekankan, agar masyarakat Kota Solok menahan diri terhadap isu-isu yang berkembang saat ini, jangan bertindak inkonstitusional yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. Dan jangan terpancing isu people power ke Jakarta pada tgl 22 mei 2019,"terangnya.

 

Dia menyatakan, sejumlah pihak dan kelompok di tanah air telah menyatakan sikap untuk menolak ajakan people power atau pengerahan massa besar-besaran pada 22 Mei 2019 pasca Pemilu 2019,  untuk itu, dihimbau kepada seluruh Tokoh Masyarakat, Semua Organisadi di Kota Solok, Organisasi Mahasiswa, masyarakat Kota Solok lainya. Agar menolok gerakan people power itu di Kota Solok.

 

Menurut Reinier, hal tersebut ( people power) merupakan tindakan inkonstitusional. Untuk itu, menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi oleh ajakan-ajakan pihak tertentu untuk ikut serta dalam gerakan people power atau belakangan berubah istilah menjadi 'Gerakan Kedaulatan Rakyat'.

 

"Kalau kita cermati gerakan people power akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa indonesia. Maka dari itu, kami menolak gerakan people power, mari kita menjaga kesatuan dan NKRI,"paparnya.

 

Disampaikanya, disamping itu, ajakan people power itu mengarah pada tuduhan-tuduhan keras yang subjektif dan tidak konstruktif. Oleh karena itu, people power semacam ini justru mencederai pilar-pilar kebebasan dan demokrasi dari negara hukum.

 

Selain itu, Wakil Walikota Solok juga meminta agar masyatakat lebih berhati-hati dengan berita hoax, jangan gampang percaya dengan informasi informasi yang belum jelas tanpa adanya data dan fakta yang jelas. "Mari jaga perdamaian dan jangan mudah diprovokasi dengan berita yang belum tentu benar,” ujarnya.

 

Tidak hanya berhati hati dalam hal menyaring informasi atau berita hoax, akan tetapi jangan sampai kita sendiri yang menyebarkan berita hoax ke tengah tengah masyarakat.

 

Kita berharap, agar masyarakat tidak terprovokasi oleh berbagai ajakan, rumor, dan berita-berita yang berkembang, masyarakat harus  cerdas dalam memfilter dan memilah antara hal yang bisa merusak kerukunan dan yang tidak,"jelasnya.

 

Kemudian disampaikan dia, moment puasa ramadhan 1440 H tahun 2019 ini. Mari kita saling menahan diri, menahan emosi dan memperbanyak ibadah. Tinggalkan segala pertikaian yang intinya berdampak pada perpecah-belahan kita semua.|||Roni Natase

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 27 Mei 2019 | 23:32:22
BPJS Kesehatan Berikan Kemudahan Layanan JKN-KIS
Senin, 27 Mei 2019 | 15:31:46
Wawako Himbau Seluruh Pihak Berpartisipasi
BERIKAN KOMENTAR
Top