• Home
  • Solok
  • BPJS Kesehatan Berikan Kemudahan Layanan JKN-KIS
Senin, 27 Mei 2019 | 23:32:22
*Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 2019

BPJS Kesehatan Berikan Kemudahan Layanan JKN-KIS

Foto/Ist
BPJS Kesehatan Berikan Kemudahan Layanan JKN-KIS

aktualonline.com.SOLOK ||| Bagi para pemudik yang akan merayakan Idul Fitri 1440 H / 2019 M di kampung halaman tidak usah cemas dalam mendapatkan layanan jaminan kesehatan. Karena pihak BPJS Kesehatan telah memberikan kemudahan bagi para pemudik dengan memberikan pelayanan yang prima.

 

Demikian disampaikan oleh kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok Rizka Adhiati dalam Konferensi Pers Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan, Senin (27/05). Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kabag Humas dan protokol setda Kota Solok Nurzal Gustim, dan awak media yang ada di daerah itu.

 

Dikatakan Riska Adhitia, bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir menjelang masa libur lebaran tahun 2019. Mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran 2019, atau tepatnya mulai tanggal 29 Mei - 13 Juni 2019, peserta JKN-KIS tetap bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk BPJS Kesehatan, bahkan termasuk saat peserta mudik ke luar kota. Hal ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan memberikan kemudahan portabilitas bagi peserta JKN-KIS.

 

Bagi para peserta JKN-KIS yang sedang mudik lalu membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota, maka dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut. Layanan kesehatan tersebut bisa diperoleh peserta di FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Untuk daftar FKTP tersebut, dapat dilihat di aplikasi Mudik BPJS Kesehatan atau dengan menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

 

Rizka menerangkan, apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP, maka peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

 

"Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis, maka akan dijamin dan dilayani. Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta," tegas Rizka.

 

Rizka juga mengingatkan, pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang status kepesertaannya aktif. Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS diharapkan disiplin membayar iuran khususnya peserta yang sedang mudik dan selalu membawa kartu JKN-KIS.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga menyediakan pelayanan khusus kepada peserta JKN-KIS. Di Kantor Cabang, Kantor Kabupaten/Kota Pulau Jawa, dan beberapa Kantor Kabupaten/Kota di luar Pulau Jawa, layanan khusus bagi peserta JKN-KIS disediakan mulai tanggal 3, 4, dan 7 Juni 2019 pukul 08.00 - 12.00 waktu setempat. Peserta bisa melakukan pendaftaran bayi baru lahir (khusus bagi peserta Pekerja Penerima Upah/PPU dan Penerima Bantuan Iuran/PBI), pencetakan kartu bayi baru lahir, perbaikan data dan pencetakan kartu peserta PBI yang sedang dirawat inap, re-aktivasi anak PPU berusia di atas 21 tahun yang masih kuliah dan sedang dirawat inap, dan penanganan pengaduan yang membutuhkan solusi segera.


Rizka menjelaskan, saat ini telah dikembangkan fitur aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) di rumah sakit untuk pendaftaran bayi baru lahir peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan perhitungan denda layanan, sehingga peserta tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Di samping itu, masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 yang beroperasi 24 jam termasuk hari minggu dan libur, untuk memperoleh informasi atau menyampaikan
pengaduan.

 

“Selain di Kantor Cabang, selama masa libur lebara kami juga membuka layanan khusus di rumah sakit melalui Petugas Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) rumah sakit, yang meliputi pendaftaran bayi baru lahir bagi peserta segmen mandiri, perhitungan denda layanan, dan penanganan pengaduan di rumah sakit, baik yang terkait dengan pelayanan rumah sakit maupun pengaduan yang perlu dieskalasi ke BPJS Kesehatan karena membutuhkan solusi segera,” terang Rizka.

 

Sementara itu, Kabag Humas setda Kota Solok Nurzal Gustim, dalam arahanya menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada pihak BPJS Kesehatan Cabang Solok yang senantiasa memberikan pelayanan yang prima kepada peserta JKN dan KIS terutama dalam suasana lebaran nanti.

 

Tentunya semua hal itu di diterapkan sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan kesehatan dan kepuasan peserta dalam hal memperoleh pelayanan kesehatan, selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2019 ini. ||| Edrin

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 27 Mei 2019 | 15:31:46
Wawako Himbau Seluruh Pihak Berpartisipasi
BERIKAN KOMENTAR
Top