• Home
  • Sumut
  • Mobil Plat Merah Layanan Emergency Diduga Terindikasi Sering Dikomersilkan
Senin, 2 Desember 2019 | 00:32:18

Mobil Plat Merah Layanan Emergency Diduga Terindikasi Sering Dikomersilkan

Mobil Plat Merah Layanan Emergency Diduga Terindikasi Sering Dikomersilkan
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PALUTA |||Terkait terbakarnya 14 Ruko dan rumah di Pasar Gunungtua Warga Kecewa terhadap rusaknya armada pemadam 

 

Kinerja petugas pemadam kebakaran (Damkar) saat peristiwa kebakaran sabtu,( 30/11/2019) malam hingga minggu,(1/11/2019) dini hari tadi di lingkungan III (Tiga) dan lingkungan V (Lima) Kelurahan pasar Gunung tua,Kecamatan Padang bolak,Kabupaten Padang lawas utara (Paluta),Sumtera utara menuai hujatan yang di lontarkan Warga pada pihak petugas pemadam kebakaran.

 

Seperti  amatan sebelumnya dan informasi yang dihimpun online.Aktual.com. minggu,(1 /11 ) dan juga aktifis Paluta Ardiansyah juga mengungkapkan bahwa melihat situasi yang terjadi dan diduga kurang optimalnya kinerja petugas Damkar Paluta saat melakukan pemadaman api,akibatnya tampak sangat mengecewakan warga.

 

Peristiwa kurang puasnya warga terhadap kinerja petugas damkar ini bukan pada saat kejadian tadi malam saja, kejadian seperti ini juga sudah sering terjadi setiap ada peristiwa musibah kebakaran, khususnya bila kebakaran terjadi di pasar Gunung tua, mestinya ini bisa mendapat perhatian khusus bagi pemkab Paluta kedepannya.

 

Adapun penilaiannya kurang optimalnya kinerja petugas Damkar tersebut disebabkan beberapa faktor.antara lain katanya, masalah kurangnya latihan petugas,Terbatasnya Jumlah armada Damkar dan diperparah dengan  kondisi peralatan-peralatannya  yang sudah rusak dan bayak yang sudah tidak layak pakai lagi.

 

Dikatakannya, pemicu kerusakan peralatan peralatan unit damkar tersebut diduga juga termasuk akibat seringnya di komersilkan oleh petugas untuk menyuplay air diberbagai acara suka maupun duka  cita warga masyarakat.

 

"Hal tersebut bukan rahasia umum lagi,bus dan komponen peralatan damkar itukan di adakan untuk hal emergency memadamkan api saat terjadi musibah kebakaran.seharusnya tidak ada alasan untuk mengkomersilkan bus damkar untuk menyuplay air, sekalipun ada tekanan dari orang orang berkepentingan itu"kata Ardi.

 

Disamping itu,Ardi juga mengkritik  penggunaan mobil plat merah layanan emergency lainnya yakni jenis mobil BPBD dan Ambulans,menurutnya apalagi mobil ambulans plat merah ini acap kali fungsinya menjadi double job atau sekaligus menjadi mobil dinas para pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Paluta.

 

"Ambulance plat merah itukan juga fungsinya untuk kepentingan melayani  terkait masalah kesehatan masyarakat,terutama untuk membawa warga yang sedang sakit.bukan untuk dibawa bawa pejabatnya untuk kepentingan urusan dinas,apalagi untuk kepentingan pribadi.sering saya lihat  Ambulan Puskesmas dibawa Kapusnya keluar untuk urusan Dinasdan lainnya.Harusnya kan Ambulans itu stand bay di Puskesmas"Tegas Ardi.

 

Dari itu kata Ardi,Pemkab Paluta khususnya Bupati Paluta diminta untuk lebih mengontrol aktifitas mobil plat merah yang seharusnya diperuntukkan untuk hal hal urgent serta memperketat pengawasan penggunaan kenderaan dan alat alat layanan emergency seperti armada  armada Damkar dan mobil mobil Ambulans di Lingkungan Dinas Kesehatan. ||| Roji

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Rabu, 11 Desember 2019 | 20:36:53
Kapolres Belawan Fasilitasi Perobatan Azzahra Septiani
Rabu, 11 Desember 2019 | 16:19:14
Semoga Damai Kasih Natal Tersemai di Kota Medan
Selasa, 10 Desember 2019 | 19:47:42
Lomba Paduan Suara FDT 2019,Medan Juara I
BERIKAN KOMENTAR
Top