• Home
  • Sumut
  • Bulang Sulappei Pecahkan Rekor Muri di FDT ke 7
Senin, 9 Desember 2019 | 18:58:05

Bulang Sulappei Pecahkan Rekor Muri di FDT ke 7

aktualonline.com/Jes Sihotang
Bulang Sulappei Pecahkan Rekor Muri di FDT ke 7
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.TOBASA ||| Event Festival Danau Toba (FDT)  ke 7 yang berlangsung Senin-Kamis (9 sampai 12 Desember 2019) di kota wisata Danau Toba Parapat juga berhasil mencatatatkan rekor Muri, dengan memasang/memakai 1024 ulos Sulampei secara serentak dilapangan Pagoda Openstage Parapat. 

 

Pemecahan rekor MURI ini langsung disaksikan oleh Menejer Muri Jusuf Ngadri dari Jakarta.

 

Dihadapan Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi dan Bupati Sinalungun Jusuf menyampaikan pengakuan dan pencatatan rekor MURI atas pemasangan bulang (ulos)  Sulappei. 

 

Bupati Simalungun JR Saragih menyanpaikan rasa bangga dan terimakasihnya atas penobatan pemkaian bulang Sulappei hingga masuk penghargaan rekor MURI, Katanya.

 

Kadis Pariwisata Simalungun Resman Saragih bersama Kaduabudpar Sumut Dr Ria juga menyampaikan hal yang sangat menarik adalah disaat ribuan warga bergabung dengan para kaum millenial mengenakan  Bulang Sulappei Ulos tenunan asli budaya Simalungun.

 

Menurut sejarahnya Bulang Sulappei ini sudah semakin langka dannjarang dikenakan, karena dan masyarakat Simalungun lebih seing memakaibUlos Pamotting, Hio dan Bulang.

 

Nah Ulos Sulappei adalah Ulos yang dikenakan kaum perempuan dibagian kepala dan dipergunakan sehari-harinya disaat  beraktifitasnya.

 

Kisah lainnya dibalil Bulang Sulappei ini adalah sebagai lambang bagi setiap Wanita yang telah menikah, secara khusus bagi ibu rumahtangga yang akan menghidangkan makanan, sehingga terhindar dari uraian rambut dan tidak jatuh ke dalam makanan.

 

Jadi Bulang Sulappei adalah suatu kebesaran dan menjadi kebanggaan tersendiri, namun pada era Zaman Millenial sekarang ini pemakaian Bulang secara khusus  bagi Wanita  Simalungun semakin terkikis, nah  melalui FDT ini Bulang Sulappei akan semakin terkenal dan silahkan dikenanakan oleh kaum perempua,  dan pasti kesannya lebih cantik,  Ujar Resman Saragih.||| JESSIHOTANG

 

 

 

 

 

Editor : Zul 

 


BERITA LAINNYA
Senin, 20 Januari 2020 | 23:31:51
Kejari Medan Canangkan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM
Minggu, 19 Januari 2020 | 12:43:32
Pemkab Samosir Sambut Kunker DPRD Pematang Siantar
BERIKAN KOMENTAR
Top