• Home
  • Sumut
  • Kota Ajibata Makin Kinclong,Tapi Tidak Miliki Polsek Permanen
Selasa, 14 Januari 2020 | 00:00:57

Kota Ajibata Makin Kinclong,Tapi Tidak Miliki Polsek Permanen

aktualonline.com/Jes Sihotang
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.TOBASA ||| Mekar ditahun 1984 dan Defenitif tahun 2020 Kecamatan Ajibata terdiri dari 9 desa dan 1 kelurahan dan mencakup 32 dusun. Desa Pardamean Ajibata adalah ibu kota dan pusat pemerintahan Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara, selain makin 'kinclong' daerah ini menjadi pusat pembangunan multi nasional yang disesuaikan dengan strategis Nasional, pasalnya tepian dan hamparan Danau Toba begitu luas menjadikan Ajibata dijuluki 'sebagai kota wisata', sayangnya Kecamatan Ajibata dengan cakupan wilayah luas itu justeru tidak memiliki Polsek yang permanen, dan personilnyapun hanya 3 org saja sepanjang tahun!. 

 

Selain cakupan wilayah hukum yang ditangani oleh aparat Kepolisian di Kecamatan Ajibata juga dengan teritorial yang membutuhkan SDM dan enegri tinggi, semisal Sigapiton dan Sirungkungon yang lebih cepat ditempuh lewat Danau Toba, walau saat ini menjadi perhatian Badan Otorita Danau Toba lewat progarma kaldera Tobanya, Dua Desa bertetangga ini kerab menuai persoalan terkait hadirnya pembangunan dan perusahaan disana.

 

Camat Ajibata Drs Tigor Sirait sudah menyampaikan permohonannya itu saat bertemu dan menyambut kunjungan kerja Anggota DPR RI Martin Manurung dan kala itu didampingi Candrow Manurung anggota DPRD Tobasa di Sopo Panangian kala itu, berharap Polsek Ajibata dan Kantornya segera diaktifkan di Pokkalan, karena sejak dibangun dan diserahterimakan kepada Polres Tobasa tahun 2017, sampai saat ini Januari 2020 tak jelas fungsinya. Dan untuk itulah, kami harapkan bantuan Pak Martin, supaya bisa melobi dan membantu kami supaya kantor itu difungsikan dan menjadi Polsek Permanent di AJibata, Kata Tigor kala itu.

 

Saat dikonfirmasi Tigor Sirait, Senin (13/1/2020) terkait kisaran luas dan Desa termasuk jumlah penduduk se Kecamatan Ajibata saat ini menyampaikan, bahwa luas Kecamatan Ajbata adalah 77.8 Km dengan jumlah penduduk 7.588 tersebar di 10 Desa, diantaranya Desa Pardamean Ajibata, Pardomuan Ajibata, Kelurahan Parsaoran Ajibata, Desa Horsik,Sigapiton,Sirungkungon,Parsaoran Sibisa,Pardamean Sibisa, Pardomuan Motung dan Desa Motung.

 

Ajibata yang kini bersolek dengan peningkatan pembangunan Bandar Udara Sibisa, Kaldera dan proyek BPODT, Dermaga/Pelabuhan Fery dan beragam bisnis lokal dan Internasional, seperti PT Aquafarm Nusantara 'Regal Spring Indonesia' adalah obyek bisnis menggiurkan di Kecamatan Ajibata, dan sudah selayaknya Poldasu memperhatikan pertumbuhan penduduk dan pembangunan di Kecamatan Ajibata, sekaligus membuat Ajibata ini dilindungi Polsek ber SDM baik, Ujar B Sirait (55) di Ajibata.

Lokasi tempat hiburan dan jenis penginapan pun sudah berkembang,  Ajibata kini semakin kinclong (berkikau).

Senada dengan itu M Sinaga (55) juga menyampaikan dengan adanya polesan baru, dimana Ajibata kian hari semakin berseri dan 'bersolek indah dengan beragam pembangunan tersebut, maka wajarlah 'Kota Ajibata' selain pusat bisnis dan tujuan  wisata sejatinya memiliki Polsek yang lebih mandiri dan permanen, tidak seperti saat ini hanya diisi tiga petugas/aparat saja dan sudah lama bermukim di Ajibata. 

"Tentu butuh penyegaran-penyegaran dengan personel lain la dulu, lihat saja di daerah kita ini dari Polres Simalungun pula yang menangkap pengguna Narkoba dua orang sekaligus dari Kecamatan ini dan Saya bertanggung jawab menyampaikan itu, Ujar Sinaga (45),  sebab sampai saat ini beberapa kejahatan di Ajibata belum terungkap, seperti perampokan cin-cin dari jemari salah seorang lansia, dan beragam pencurian, pertanda minimnya pembinaan hukum berjenjang dikota Ajibata tercinta ini, maka wajar Ajibata butuh yang lebih berkualitas dan memiliki kuantitas tinggi, Katanya.

Kecamatan Ajibata juga layak membuat program Desa Bersniar (Desa Bersih Narkoba) yang dananya bisa diadopsi dari Dana Desa, demi pembangunan Sumber daya Manusia, selamatkan Generasi Muda, Katanya.

Secara kusus kawasan Pembangunan Bandara Sibisa dan kaldera Toba di Desa Pardamean Sibisa merupakan desa paling luas dengan kisaran wilayah 16,0 km² atau 21,98% dari total luas Kecamatan Ajibata, sementara Desa Sirungkungon  merupakan desa yang paling jauh dari ibu kota Kecamatan Ajibata yaitu berjarak sekitar 13 kilometer. Lalu Desa Pardamean Ajibata yang dipimpin Kepala Desa Irma Sirait menjadi Desa berbasis pembangunan multi nasional, kini memiliki Dermaga setingkat kapal Fery Roro dengan nama Ihan Batak dan Porapora, KMP Tao Toba I dan II dan jenis kapal Tradisional paling sibuk pula, diantaranya layanan rute Ajibata-Tomok dan Ajibata ke Naenggolan, Kabupaten Samosir.

Maka wajar, Polsek Ajibata baiknya direalaisasikan di Kecamatan Ajibata mengingat tingkat kesibukan dan prospek pembangunan yang semakin meningkat dan berkelanjutan di Ajibata, Ujar Sinaga mengakhiri.||| Jessi

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Jumat, 24 Januari 2020 | 13:23:01
Maret Mendatang Raja Belanda Ke Danau Toba
Kamis, 23 Januari 2020 | 11:07:27
Pendawa Sumut Akan Gelar Silaturrahmi Akbar
BERIKAN KOMENTAR
Top