• Home
  • Sumut
  • Ini Kisah Orang Tua Korban Yang Anaknya Disetubuhi 4 Bapak-Bapak Di Desa Horsik
Sabtu, 18 Januari 2020 | 20:03:38

Ini Kisah Orang Tua Korban Yang Anaknya Disetubuhi 4 Bapak-Bapak Di Desa Horsik

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com. TOBASA |||| Aksi bejat 4 (empat) Bapak-bapak, 3 diantaranya sudah Duda dan 1 pelaku  masih beristri melakukan perbuatan biadab terhadap anak dibawah umur  N br S alias Suci (14 tahun) dianggab perbuatan biadab, sebab selain korban sedikit agak berkekurangan kondisi hidupnya,  situasi keluarga korban pun sebenarnya hidup sederhana sekali. Korban pun hamil 6 Bulan dan kini kasusnya terkuak, setelah pengakuan para pelaku di Kantor Kepala Desa Horsik, Kecamatyan Ajibata, Kabupaten Tobasa, Sumut, Rabu (15/1/2020) lalu.

 

Ayahnya korban berkeja mocok-mocok dan kadang jadi pe dongkel batu, (Maaf..)  salah matanya sudah lama sakit. Dia orang Jawa tapi dibuat jadi marga Sianipar (walau tidak secara sah dalam  adat Batak), tapi jadilah dia marga Sianipar dan tinggal di Desa Horsik.

 

Ibu Korban P Br Gultom kerab membanting tulang sendiri, membawa seberapa saja hasil ladangnya, seperti bawang dua muk, kemiri setegah liter, sayur beberapa ikat, ubi, daun ubi, pisang sisiran (yang sudah dikopek) dan dibantarkannya dipelataran pekan tigaraja, kelurahan tigaraja kecamatan girsang sipangan bolon, kabupaten simalungun dan kadang hasil penjualannya antara 50-100 ribu rupiah ditabungkannya ke salah satu koperasi di tigaraja. memprihatinkan memang, namun ibu 3 anak ini tetap berjuang dalam menghidupi keluarganya,  sementara suaminya tidak mau tahu dengan kehidupan keluarga itu, walau kadang dibawa orang untuk bertukang pecah batu dan serabutan lainnya.

 

Sementara korban perlakukan budak seks 4 bapak-bapak bejat Sa Sidabutar, At Sidabutar, As Tindaon, Dan Chaniago Ini, Tidak Tamat Sekolah Dasar (SD) , dikarenakan kekurang mampuannya mengikuti mata pelajaran dan karena agak kurang nalar. 

 

Teganya bapak-bapak bejat ini memperlakukan Suci sebagai pelampiasan hawa nafsunya, membuat warga berharap kepada pihak terkait dan Polres Tobasa datang ke Desa Horsik untuk membuktikan kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur itu.

 

Sepandai-pandai tupai melompat suatu saat terjatuh juga, demikian kasus kehamilan gadis malang ini, akhirnya terkuak dan kini Kasatreskrim Polres Tobasa AKP JNK sudah diperkampungan Desa Horsik, Kecamatan Ajibata, Tobasa. Sabtu (18/1/2820) setelah menerima informasi warga sekitar pukul 15.00 Wib.

 

Memang Sejak Bupati Tobasa Darwin Siagian melakukan pelantikan terhadap ratusan kepala desa dan didalamnya salah satu kades berinisya TP (41) tersandung kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur dari Desa Sitoluama Kecamatan Laguboti, Kabupaten Tobasa , ecara beruntun diikuti  kasus Dani Marpaung (17) tahun bersatus pelajar meperkosa 'bunga' (14) tahun , Kamis (9/1/2020) di Desa Nauli, Kecamatan Sigumpar Tobasa, dan kini kasus pelecehan seksual juga terjadi di Desa Horsik, Kecamatan Ajibata  Tobasa.||| Jess

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Minggu, 23 Februari 2020 | 23:46:52
BPS Paluta Dinilai Rendah Kualitas Dalam Sosialisasi
Minggu, 23 Februari 2020 | 23:43:54
Plt Walikota Medan Resmikan Depot Air Minum Al Barokah
Minggu, 23 Februari 2020 | 12:13:24
Bupati Paluta Sambut Kapolda Sumut di Bandara Aek Godang
BERIKAN KOMENTAR
Top