• Home
  • Sumut
  • Dua Wanita Kakak Beradik Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Manager Kebun
Selasa, 21 Januari 2020 | 12:46:47

Dua Wanita Kakak Beradik Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Manager Kebun

Foto/Ist
Dua Wanita Kakak Beradik Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Manager Kebun
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PELALAWAN ||| Nasib malang menimpa dua orang wanita bersaudara kandung, Linda,29 tahun dan Nurcahya. mengalami dugaan penganiayaan dari seseorang yang diduga manager perkebunan PT. Pesawoan Raya yang beralamat di Jalan Koridor PT.RAPP Km.7 Pangkalan Kerinci.

 

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, dua orang ibu rumah tangga ini sedang mencari berondolan( sisa buah kelapa sawit),  Sabtu sekitar pukul 12.30 kedua IRT muda ini dipergoki oleh petugas keamanan PT.Pesawoan Raya,Tonggo Siahaan yang beralamat di KM 5 Pangkalan Kerinci.

 

Kedua ibu rumah tangga yang diketahui beralamat di Sp.6 Desa Makmur Pangkalan Kerinci ini memohon agar mereka dilepas oleh Tonggo, namun Tonggo enggan melepaskan mereka, dan mengatakan untuk menunggu manajer dulu.

 

Manager yang dimaksud, (Wasiyo-Red) yang baru datang langsung menendang kedua ibu rumah tangga tersebut secara bergantian.

 

Masih berdasarkan keterangan korban, sambil memegangi perutnya yang sakit akibat ditendang manajer dimaksud, Linda menerangkan,  manajer itu menendang aku dibagian  perut, saat itu posisi aku duduk, lalu adiknya nurcahya pun mengalami tendangan juga dari  manajer tersebut. 

 

Manajernya juga bawa parang panjang( senjata tajam - red) mengarah kan parangnya diatas pundak dekat leherku, ucap Linda, manajer itu bilang, "sekarang pun kau bisa kumatikan", katanya. aku pun hanya bisa pasrah dan ketakutan terang Linda.

 

Tak terima perlakuan manajer tersebut, kedua korban didampingi keluarga melaporkan kejadian yang mereka alami ke Polsek pangkalan kerinci, Sabtu sore (18/01-2020).

 

Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP.Novaldi melalui melalui Panit Leon sitanggang, Senin, 20/01-2020, melalui sambungan ponselnya membenarkan adanya laporan ibu rumah tangga tentang dugaan penganiayaan terhadap dua orang wanita. (Kami, aparat Polsek pangkalan kerinci,-Red), sedang memeriksa saksi-saksi dari korban dan pihak perusahaan sebutnya.

 

Keluarga korban Marusaha sangat menyesalkan kejadian yang menimpa keluarganya itu, masa iya  perempuan harus diperlakukan seperti itu.

 

Akupun ter terkejut mendengarnya, ito itu (bahasa daerah )sebutan saudara perempuan, dia cerita sama kita sambil meringis kesakitan memegangi perutnya, menceritakan apa yang mereka alami, katanya dia kena tendang dibagian perut dan kulihat memang ada berbekas merah diperutnya. Tak terima,  perlakuan yang menimpa keluarga, pihaknyapun menyerahkan persoalan ini kepihak polisi.

 

Ditempat terpisah, pengacara korban Hendri Siregar SH mengatakan, korban telah diambil visumnya dan dirinya sesuai kuasa yang diterimanya akan melakukan upaya pendampingan hukum pada kliennya. 

 

Hendri Siregar berharap kasus dugaan penganiayaan terhadap kliennya ini segera dapat diungkap, kita percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian pangkalan kerinci, untuk bekerja sesuai wewenang mereka. kita ikutilah kasus ini yah pungkasnya.||| Richard Simanjuntak

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Minggu, 23 Februari 2020 | 23:46:52
BPS Paluta Dinilai Rendah Kualitas Dalam Sosialisasi
Minggu, 23 Februari 2020 | 23:43:54
Plt Walikota Medan Resmikan Depot Air Minum Al Barokah
Minggu, 23 Februari 2020 | 12:13:24
Bupati Paluta Sambut Kapolda Sumut di Bandara Aek Godang
BERIKAN KOMENTAR
Top