• Home
  • Sumut
  • Aksi Unjuk Rasa “Save Babi” di Medan Berjalan Aman dan Tertib
Senin, 10 Februari 2020 | 19:26:56
* Dibawah Kawalan Kepolisian

Aksi Unjuk Rasa “Save Babi” di Medan Berjalan Aman dan Tertib

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN ||| Aksi unjukrasa #SaveBabi di Gedung DPRD Sumatera Utara,Senin (10/2/2020) yang diikuti sekitar 3500 massa berjalan aman dibawah kawalan Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

Aksi unjuk rasa Save Babi yang berlangsung mulai pukul 09.00 pagi lebih didominasi kaum ibu serta dari berbagai elemen masyarakat pecinta babi.

Sementara dilokasi pihak kepolisian berjaga-jaga untuk mengamankan jalannya aksi yang di komandoi oleh Boasa Simanjuntak,SH,MH.

1500 personil kepolisian terdiri dari Satuan Brimob,Dit Samapta Poldasu,Sat Sabhara Polrestabes Medan,Satuan Polsek gabungan dan Ton Polwa diturunkan untuk mengawal aksi ini dari mulai pagi hari dengan berjaga-jaga diseputaran titik kumpul di lapangan Merdeka Medan,terang Kasubag Humas Polrestabes Medan Kompol E Saragi kepada media.

Setelah berkumpul, aksi pengunjuk rasapun dimulai dengan berjalan kaki disertai orasi dari atas mobil komando lengkap dengam sound systemnya menuju kantor DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan

Koordinator aksi Boasa Simanjuntak dalam orasinya menyampaikan bahwa babi sangat dibutuhkan dan bagian suku Batak.

“Babi adalah massa depan dari suku Batak, dan banyak suku Batak jadi Jenderal dan Profesor itu semua dari babi, oleh karena itu, kami mohon kepada wakil kami di DPRD Provsu agar bisa membantu kami peternak babi dan mau mendatakan peternak babi di 18 Kab/kota dan mengganti ternak babi yang sudah mati. Dan bahwa ternak babi yang dimakan tidak mengandung penyakit virus yg mematikan,” serunya dari atas mobil komando dihadapan para pengunjuk rasa dan beberapa anggota DPRD Sumut yang datang menampung aspirasi para pengunjuk rasa seperti Gusmiadi Gerindra,Tuahman Nasdem,Harun Gerindra,Viktor Silaen Golkar dan  Frans dari Fraksi Golkar.

Anggota Dewan yang mendengar tuntutan peserta aksi mengatakan bahwa, sebelumnya terkait masalah ternak babi,pihaknya sudah memanggil dinas terkait di 18 Kab/kota dengan melibatkan pihak kementerian.

“Bapak/Ibu harus membantu dinas terkait untuk penanggulangan masalah ternak babi,”ujar perwakilan anggota dewan.

Sekitar Pkl 12.00 WIB kelompok massapun membubarkan diri dengan tertib dengan kawalan pihak kepolisian  menuju lapangan merdeka dimana mobil pengangkutan mereka diparkirkan.

Dari keseluruhan,aksi ini dapat ditangani pihak kepolisian dengan baik dan aman tanpa ada insiden yang berarti.||| Samsidar Saragih

 

 

Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Minggu, 23 Februari 2020 | 23:46:52
BPS Paluta Dinilai Rendah Kualitas Dalam Sosialisasi
Minggu, 23 Februari 2020 | 23:43:54
Plt Walikota Medan Resmikan Depot Air Minum Al Barokah
Minggu, 23 Februari 2020 | 12:13:24
Bupati Paluta Sambut Kapolda Sumut di Bandara Aek Godang
BERIKAN KOMENTAR
Top