• Home
  • Sumut
  • Oknum Kades Asal Nias Barat Terancam Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara
Minggu, 8 Maret 2020 | 00:00:03

Oknum Kades Asal Nias Barat Terancam Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara

aktualonline.com/prediaro zebua
Oknum Kades Asal Nias Barat Terancam Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.GUNUNGSITOLI.||| Oknum Kepala Desa (kades) inisial YG (52) Desa Zuzundrao kecamatan mandehe Kabupaten Nias Barat, ditangkap Sat Narkoba Polres Nias di rumahnya, Ahad, 23/2/20, karena memiliki narkotika jenis sabu-sabu 

 

Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan pada konferensi pers yang digelar jumat 6/3, di Mapolres Nias memaparkan bahwa pada hari Sabtu (22/2/2020) lalu, personel Satres Narkoba Polres Nias mendapatkan informasi dari masyarakat adanya salah seorang oknum kades diduga memiliki narkotika jenis sabu.Menanggapi informasi tersebut, Kasat Narkoba IPTU J.H. Sidabutar SH dan personel Sat Narkoba berangkat ke Kabupaten Nias Barat menuju rumah tersangka.

 

Dan setiba di Desa Zuzundrao Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat, Ahad (23/2/2020) sekira pukul 02.00 Wib, langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka.

 

“Pada saat dilakukan penggeledahan, personel menemukan 1 (satu) buah plastik transparan berisi butiran kristal diduga narkotika jenis sabu dan uang tunai sebesar Rp.340 juta yang telah disimpan oleh tersangka di dalam sebuah laci meja yang ada di dalam kamar tidurnya,” papar Kapolres Deni Kurniawan

 

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (satu) buah plastik transparan berisi butiran kristal diduga narkotika jenis sabu (berat bruto 0,84 gram) serta 1 (satu) unit handphone merek Nokia warna hitam dibawa ke Mapolres Nias untuk penyelidikan lebih lanjut.

 

“Pada saat diinterogasi, tersangka mengakui bahwa barang haram yang diamankan tersebut adalah sisa sabu yang dia beli dari seseorang berinisial G F sebanyak 1 gram lebih seharga Rp2.500.000, untuk dikonsumsi sendiri. Dan uang yang ada di laci tersebut menurut pengakuan tersangka adalah uang dana desa yang tidak ada hubungannya dengan narkotika,” jelas dia.

 

“Dan untuk pasal yang disangkakan pada tersangka yakni Pasal 114 Ayat (1) Subs 112 Ayat (1) dari Undang " undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun,” terang Kapolres Denni Kurniawan.||| P.Zebua

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Minggu, 24 Mei 2020 | 00:02:36
Bupati Nias Barat Ikuti Vidcon KPK
BERIKAN KOMENTAR
Top