• Home
  • Sumut
  • Yamifati Zendrato,Istri Pendeta Opeten Gulo Mohon Keadilan Hukum
Selasa, 23 Juni 2020 | 23:11:40

Yamifati Zendrato,Istri Pendeta Opeten Gulo Mohon Keadilan Hukum

aktualonline.com/prediaro zebua
Yamifati Zendrato,Istri Pendeta Opeten Gulo Mohon Keadilan Hukum
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.GUNUNG SITOLI ||| Yamifati zendrato, istri Pdt Opeten Gulo (OG) Alias Ama Yesti  (51) memohon keadilan hukum terhadap kasus suaminya yang dilimpahkan P22 sebagai tahanan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli 

 

Demikian disampaikan Yamifati zendato kepada sejumlah wartawan saat disambangi di kantor kejaksaan negeri Gunungsitoli Senin, 22/6/2020 

 

Lebih lanjut Yamifati Istri Pdt (OG) menyampaikan kronologis permasalahan yang dihadapi Suaminya pendeta Opeten Gulo,  atas tuduhan dalam perkara tindak pidana  “ Penggelapan” 1 unit Mobil Daihatsu Grand Max  Nomor Polisi B 2838 PFF  atas nama kepemilikan STNK Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jakarta Pusat, terkait laporan An: Perlindungan Faebuadodo,S.Pd, dengan LP/324/XI/2018/NS tanggal  19 November 2018.

 

Anehnya, menurut Yamifati zendrato bahwa Mobil Daihatsu Grand Max  Nomor Polisi B 2838 PFF  telah diserahkan  ke Polres Nias lengkap dengan berita acara pada tanggal 30 Januari 2019 dan pada tanggal 2 Juni 2020 Pdt (OG) ditetapkan sebagai tersangka, ucap yamifati dengan meneteskan airmata

 

" Dikarenakan persoalaan mobil tersebut telah diserahkan 30 Januari 2019 dan pada tanggal 2 Juni 2020 Pendeta (OG) suami saya, ditetapkan sebagai tersangka" ucapnya lagi

 

Sebagai istri Pelayan Gereja, Yamifati zendrato memohon keadilan Hukum yang seadil-adilnya supaya pelimpahan penahanan tehadap suaminya dapat segera di proses di pengadilan karena menurut dia suaminya tidak sepenuhnya bersalah

 

Ditempat terpisah, Kuasa Hukum Pdt OG, Elyfama Zebua,SH dkk di kantor Hukum “Elyder & rekan konsultan hukum yang beralamat di Jl.Teuku Cik Ditiro No.157 Desa Moawo Kecamatan Gunungsitoli mengatakan bahwa,  kita telah mengajukan penangguhan atau penggalihan tahanan namun tidak dikabulkan oleh pihak instansi, menurut kuasa Hukum sepertinya ada Tekanan dari Pihak tertentu, Saya tidak bisa mengucapkan tekanannya darimana, 

 

" Sebagai kuasa hukum Pdt OG,  kita tidak bisa memaksakan kehendak, ibaratnya ini adalah hak instansi terkait, perlu saya tegaskan sepertinya pasal 372 KUHPidana yang di sangkakan kepada OG, tidak memenuhi unsur. namun kita tetap melakukan upaya hukum dalam pembelaan Klein agar persoalan ini cepat selesai "ucapnya. 

 

Sementara, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), kejaksaan negeri Gunungsitoli, Eliksander Siangian,SH saat dikonfirmasi diruang kerjanya, menyampaikan bahwa terkait persoalan Pdt OG telah kita serahkan  kepada Jaksa Penuntut Umum dalam rangka proses pelaksanaan penyerahan  tersangka dan barang bukti dalam perkara tindak pidana “ penggelapan”, kita ketahui bahwa  Lapas Gunungsitoli masih belum bisa menampung para tahanan, sehingga penahanan Pdt OG  pihak kejaksaan telah menitipkan ditahanan Polres Nias.

 

Saya membenarkan bahwa pihak keluarga telah mengajukan permohonan penangguhan, namun bersamaan itu juga dalam P22 penyerahan  tersangka dan barang bukti dalam perkara tindak pidana “ penggelapan” .

 

Terakhir Kasi Pidum menyampaikan bahwa mengingat Pdt OG adalah pelayan Gereja, ini akan segera kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Gunungsitoli, dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga  persoalan ini dapat cepat selesai, Ucapnya kepada wartawan.||| P.Zebua

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Jumat, 3 Juli 2020 | 17:14:47
Akhyar Lantik 4 Pejabat Eselon II
BERIKAN KOMENTAR
Top