• Home
  • Sumut
  • Kadis Kominfo Samosir Paparkan Kronologi 2 Warga yang Dinyatakan Positiv Covid 19
Kamis, 2 Juli 2020 | 23:16:29

Kadis Kominfo Samosir Paparkan Kronologi 2 Warga yang Dinyatakan Positiv Covid 19

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:
aktual online.com .SAMOSIR ||| Warga Samosir yang dinyatakan positiv Covid-19 yang berjumlah dua orang itu dipastikan terpapar bukan saat itu berada di Samosir. Sebab, keduanya selama ini sudah berada di luar daerah Samosir.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir Rohani Bakkara, kepada awak media, Kamis 2 Juli 2020.

Adapun kronologi nya Rohani  menerangkan bahwa Pasien  berinisial AI (27), jenis kelamin  perempuan yang selama ini bekerja di Kota Medan. Dan terakhir pulang ke Samosir pada Pebruari lalu. Kini, AI sedang menjalani perawatan di RS Adam Malik Medan.

Kemudian, AP yang sudah terlebih dahulu ditetapkan terpapar Covid-19 dan sampai saat ini sudah dua kali melakukan pemeriksaan SWAB RT-PCR dengan hasil positif-negatif dan Sabtu akan datang akan dilakukan uji lab untuk ketiga kalinya, dan mengharapkan nantinya hasilnya  negative.

“Jadi dari penelusuran riwayat perjalanan, kedua pasien dimaksud dipastikan tidak terpapar di Samosir.  Jadi marilah  kita bersama-sama membawa mereka dalam doa, semoga kedua pasien lekas sembuh,” kata Rohani.

Rohani mengungkapkan, ada tiga fakta yang dicermati saat ini, dimana hidup jalan terus, kebutuhan hidup harus dipenuhi, dan Covid-19 setiap saat memiliki potensi menginfeksi. Sehinga, pilihan ideal adalah hidup dengan arahan protokol kesehatan yang ada.

Pemkab Samosir melalui GTPP Covid-19 tetap mengimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker, sering cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, hindari kerumunan, dan tingkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi setiap hari.

Ia juga mengingatkan Jangan panik terhadap berita  atau kabar infeksi, namun peganglah prinsip Covid-19 dapat sembuh dan pemerintah tetap hadir untuk mencegah dan menangani Covid-19

Rohani menambahkan, di masa Pandemi Covid-19, perlu membangun ketahanan kesehatan di keluarga dan lingkungan, untuk tetap dapat beraktivitas dalam kegiatan sehari-hari.

“Normal baru yang diterapkan bermakna agar kita lebih berhati-hati, bukan untuk lebih leluasa berkegiatan minus protokol kesehatan. Normal baru adalah membiasakan kehidupan dengan protokol kesehatan yang ketat. Jika sudah terinfeksi, harganya cukup mahal karenanya lebih baik mencegah daripada mengobati,” tegasnya.||| ParjoN



Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Minggu, 9 Agustus 2020 | 02:43:30
Si Jago Merah Lahap 3 Rumah Permanen
Minggu, 9 Agustus 2020 | 00:04:35
Polresta Deliserdang Kembali Gelar Bhaksos
Sabtu, 8 Agustus 2020 | 12:41:54
Kiki Digelandang Satres Narkoba Polres Tanjung Balai
Jumat, 7 Agustus 2020 | 21:56:00
Kapolda Sumut Pantau Kamtibmas dengan Bersepeda
Jumat, 7 Agustus 2020 | 21:48:24
Polwan Polres Tapsel Bagikan Masker
Jumat, 7 Agustus 2020 | 21:47:01
Mobil BNNK Deli Serdang Dirusak
Jumat, 7 Agustus 2020 | 00:50:45
Operasi Patuh Toba 2020 Polres Tapsel Berakhir
Jumat, 7 Agustus 2020 | 00:19:51
Doddy Diringkus Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai
BERIKAN KOMENTAR
Top