• Home
  • Sumut
  • Vandiko Gultom Diharapkan Dapat Menjadi “Parhobas” di Kabupaten Samosir
Selasa, 14 Juli 2020 | 00:42:29
* Diberangkatkan Dengan Iringan Doa dari Hulahula Raja Tindaon dan Raja Naibaho Serta Masyarakat

Vandiko Gultom Diharapkan Dapat Menjadi “Parhobas” di Kabupaten Samosir

aktualonline.com/Parjo N
Vandiko Gultom Diharapkan Dapat Menjadi Parhobas di Kabupaten Samosir
BERITA TERKAIT:
aktualonline.com.SAMOSIR ||| Bertempat di Tanah Ponggol,Kelurahan Siogungogung  Pangururan,ribuan  masyarakat terlebih lagi keturunan Raja Naibaho menghadiri acara pemberangkatan dan permohonan berkat Tuhan kepada Vandiko Gultom.

Acara yang dilangsungkan pada Minggu,12 Juli 2020 sesuai dengan Adat Batak Toba tersebut,Vandiko Gultom diberangkatkan dengan doa oleh Hula hula (Paman)-nya Raja Tindaon dan Raja Naibaho. 

Dalam acara pemberangkatan doa tesebut diharapkan agar kiranya Vandiko Gultom yang maju sebagai calon Bupati bisa menjadi “Parhobas” atau memimpin di Kabupaten Samosir untuk 5 tahun kedepan sesuai dengan harapan pilihan masyarakat Samosir.

Acara diawali dengan kebaktian bersama yang dipimpin Pendeta Demak  Simajuntak, S.Th dan juga dihadiri Ketua PPRNB yang diwakilkan Sekjen (Punguan Pomparan Raja Naibaho dohot Boruna) sedunia, Richad Naibaho dan Ketua Umum Tindaon Sedunia, Carles Tindaon, ST, dan “suhut” ( tuan rumah) dari Naibaho Hutaparit, Binsar Naibaho.

Dalam khobtahnya, Pendeta Demak Simanjutak mengatakan bahwa untuk mencapai sesuatu apalagi sebagai pimpinan tentu akan banyak tantangan dan lawan atau bahkan musuh .

Oleh sebab itu, semua tantangan yang muncul, baik dari lawan atau bahkan musuh, jadikan semua itu sebagai penyemangat perjuangan. Jadikanlah lawan atau bahkan musuh bila ada muncul kelak, sebagai saudaramu sendiri yang akan menambah semangat dalam perjuangan untuk mencapai suatu tujuan yang baik tersebut. Segala perbuatan yang tidak baik dari pihak lawan jangan simpan dalam hati dan pikiran kita karena bila disimpan dalam hati dan pikiran hal ini akan bisa mengganggu dan melemahkan diri sendiri.

Sesuai adat habatakon sebagai tulang dalam acara tersebut kepada Vandiko Gultom diberikan ulos batak sebagai “panggom-gomion” (penyertaan perlindungan dari Tuhan) dan ikan mas “nadiarsik” sebagai bentuk  ungkapan doa permohonan berkat Tuhan dalam pemberangkatan doa yang diberikan oleh Tulang dari Raja Tindaon dan Raja Naibaho.

Kegiatan ini didasari atas keyakinan Vandiko Gultom sendiri bahwa oleh iringan doa restu Tulang Raja Tindaon dan Raja Naibaho, Vandigo Gultom kelak akan bisa terwujud menjadi “Parhobas” di Kabupaten Samosir.

Lebih lanjjt dijelaskan bahwa acara dihabatakon pemberangkatan seseorang anak, Boru  dan Ibebere hal yang lumrah di Adat Batak.

Maka untuk itu sebagai permohonan doa kepada Tuhan agar tercapai cita-cita pemberangkatan tersebut dilakukan dengan acara meminta doa dari Tulang (Paman) dari orang yang akan diberangkatkan.||| ParjoN



Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Minggu, 9 Agustus 2020 | 02:43:30
Si Jago Merah Lahap 3 Rumah Permanen
Minggu, 9 Agustus 2020 | 00:04:35
Polresta Deliserdang Kembali Gelar Bhaksos
Sabtu, 8 Agustus 2020 | 12:41:54
Kiki Digelandang Satres Narkoba Polres Tanjung Balai
Jumat, 7 Agustus 2020 | 21:56:00
Kapolda Sumut Pantau Kamtibmas dengan Bersepeda
Jumat, 7 Agustus 2020 | 21:48:24
Polwan Polres Tapsel Bagikan Masker
Jumat, 7 Agustus 2020 | 21:47:01
Mobil BNNK Deli Serdang Dirusak
Jumat, 7 Agustus 2020 | 00:50:45
Operasi Patuh Toba 2020 Polres Tapsel Berakhir
Jumat, 7 Agustus 2020 | 00:19:51
Doddy Diringkus Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai
BERIKAN KOMENTAR
Top