• Home
  • Sumut
  • LCKI Minta Pemkab Deli Serdang Lakukan Peninjauan Kembali
Jumat, 11 September 2020 | 21:15:48
* Pembangunan TPA Sampah di Tadukan Raga Disorot

LCKI Minta Pemkab Deli Serdang Lakukan Peninjauan Kembali

aktualonline.com/Sholihin
Ketua LCKI Sumut, Drs.P.Sihotang, SH,MSi dan Anto Paijan Bid.Kriminal Khusus dan Umum serta alat berat yang sudah mulai beroperasi di pembangunan TPA Sampah di Desa Tadukan Raga
BERITA TERKAIT:
aktualonline.com.MEDAN ||| Meski warga Dusun V bersama warga Perumahan Taman Anugerah Permai dan Gemini Perkasa Desa Tadukan Raga Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang telah menolak keras kebera daan Pembangunan  Pemrosesan Akhir (TPA) Sam pah di Desa Tadukan Raga namun penolakan warga tersebut agaknya tidak membuahkan hasil.

Bahkan warga juga telah melakukan pertemuan dengan instansi terkait Pemkab Deli Serdang dan juga  melakukan aksi demo namun pembangunan tetap berjalan. 
Pasalnya,sejumlah alat berat seperti excavator (Bechoe) sudah terlihat mulai beraktivitas dilokasi proyek pembangunan TPA Sampah yang hanya berjarak berkisar 300 meter dari perumahan warga.

Terkait dengan hal itu Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Sumatera Utara angkat bicara.

Menurut Ketua LCKI Sumut, Drs.P.Sihotang, SH,MSi didampingi Anto Paijan Bid.Kriminal Khusus dan Umum, hendaknya pihak Pemkab Deli Serdang melakukan kajian ulang atau peninjauan atas lokasi yang akan dijadikan atau dibangun sebagai lokasi atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah tersebut.

Disamping itu,lanjut P.Sihotang harus juga memperhatikan aspek-aspek sosial sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (PERMEN PU) RI nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana Dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga, telah mengatur Perencanaan umum, penanganan sampah, penyediaan fasilitas pengolahan dan pemrosesan akhir sampah, serta penutupan maupun rehabilitasi TPA.

Dimana pada  Pasal 35 Ayat (2) huruf e, berbunyi bahwa, jarak dari pemukiman, yaitu lebih dari 1 km (kilo meter) dengan mempertimbangkan pencemaran lindi, kebauan, penyebaran faktor penyakit, dan aspek sosial.

Ironisnya lagi, sempadan Sungai Belumai hanya berjarak 30 â€" 40 meter dari tapak batas fisik pembangunan TPA, sementara dialiran sungai tersebut terdapat Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirtanadi dan PT. Tirta Lyonnaise Medan (TLM), yaitu sumber produksi air bersih untuk di dikonsumsi masyarakat pelanggan yang air bakunya berasal dari Sungai Belumai Limau Manis tersebut

“Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), didalam Pasal 21 Ayat (1), disebutkan, Lokasi Tempat Pengumpulan dan Pengolahan Sampah serta TPA, Wajib Memperhatikan: a).jarak dengan sumber air baku; b).hasil kajian AMDAL; c).rencana tata ruang; dan d).kondisi sosial budaya masyarakat”, terangnya.

P.Sihotang minta Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan untuk melakukan evaluasi keberadaan TPA Tadukan Raga yang berlokasi di Dusun V Kecamatan STM Hilir karena telah menimbulkan keresahan juga ketidaknyamanan warga masyarakat sekitarnya.

“Jika Pemkab Deli Serdang tetap melanjutkan pembangunan TPA Sampah di Desa Tadukan Raga tersebut,LCKI Sumatera Utara akan segera melayangkan surat ke Kementrian Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta Instansi terkait di Sumut,” tegas P.Sihotang.

Sebagaimana diketahui bahwa Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) dibawah kepemimpinan Jenderal Pol (Purn) Prof Drs Da’i Bachtiar,SH.AO selama ini sebuah lembaga yang mengedepankan dan membantu kepentingan masyarakat.||| Sholihin




Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Rabu, 23 September 2020 | 13:40:49
Satukan Semangat Lawan Covid-19
Selasa, 22 September 2020 | 00:21:18
Sate Taichan Thamrin dan Kawan Coffee Hadir di Kota Medan
BERIKAN KOMENTAR
Top