• Home
  • Sumut
  • Jelang Pilkada Toba,Sebaran Corona Meningkat
Selasa, 13 Oktober 2020 | 23:20:05
*Update 6 Oktober Hanya 46 Orang, 13 Oktober Jadi 51 Orang

Jelang Pilkada Toba,Sebaran Corona Meningkat

aktualonline.com/Jes Sihotang
aktualonline.com.TOBA ||| Jelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Toba pada 9 Desember 2020 mendatang, sepertinya jadi perhatian serius,  mengingat pluktuativ peningkatan penderita penyakit jenis Covid-19 (Corona)  semakin meningkat di Bona Pasogit itu. 

Dari hasil konfirmasi melalui Kadis Kominfo Toba Lalo Hartono,  Selasa (13/10/2020) membenarkan ada penambahan sejak data pada hari Selasa , 6  Oktober  2020 : 46 Org dan kini sudah menjadi 51 orang,  itu artinya bertambah 5 orang,  Ujarnya. 

Menurut Lalo,total jumlah terkonfirmasi  Positif di Kabupaten Toba sampai saat Ini Senin,12 Oktober  2020 : 51 Org

Diantaranya di Kecamatan Balige  17, Kec Laguboti : 7
Kec. Siantar Narumonda 2, 
Kec Silaen 3, Kec Habinsaran  3, 
Kec Parmaksian : 7, Kec P.Pohan Meranti  1, Kec Ajibata  6, 
Kec Bonatua Lunasi  1, 
Kec Nassau 2,  Kec Sigumpar 1 dan di Kec Lbn Julu : 1 orang. 

Sembuh       : 41 Orang
Meninggal   : 5 Orang
Msh Dirawat : 5  Orang

Dari data itu 2  Org Di Rawat di RSU Porsea pasien dari Kec Laguboti dan dan Kec Ajibata.

1 Org Dirawat di RS Marta Friska medan  dari Kec Silaen , 1 Org Dirawat di RSU Jasamen Saragih P.Siantar dari Kec Ajibata dan 1 Org di Rawat di RS Mitra Sejati Medan dari Kec Balige. Ujarnya. 

Sementara Harga Vaksin Covid-19 di Indonesia diming-imingi tidak akan memberatkan Pemerintah seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir memastikan harga untuk vaksin Covid-19 di Indonesia hanya dikisaran harga Rp200 ribu. 

Intinya,Bio Farma berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah menghadirkan vaksin COVID-19 dengan harga yang terjangkau untuk memberi perlindungan bagi penduduk 
Indonesia.

Sembari menunggu vaksin ini bisa diperjual belikan untuk pasien Corona,  Pemkab Toba diharapkan supaya tetpa berhati-hati menjaga dan mengawasi warganya,  agar terhindar dari Corona yang mematikan itu,  terlebih jelang Pemilulada di Toba. 

Sudah pasti membuat pertemuan-pertemuan 'terselubung' dengan warga dan para Paslon jagoannya di Pilkada Toba atau dengan tim sukses oleh para Paslon, untuk itu Pemkab Toba jangan lengah dan apalagi sampai membiarkan merununan warga tanpa protokiler kesehatan,  sekaligus melakukan penchekan akfifitas yang dilakukan oleh PT TPL di Industri Parmaksian,  sebab bukan rahasia umum lagi sejumlah karyawannya sudah terpapar Corona, dan bahkan ada yang sudah meninggal dunia, artinya perusahaan itu jangan jadi sumber kuman Corona,  karena banyak Management mereka dan karyawannya keluar masuk Zona merah dan datang ke TPL di Parmaksian itu,mohon dipantaulah,Ujar M Sirait (55) di Simpang Sirait Uruk, Toba.||| JESS





Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:57:29
Polsek Pancur Batu Amankan Dua Tersangka Curanmor
Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:54:51
Tekab Polsek Sunggal Tangkap Penyalahguna Narkoba
Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:47:33
Bawa 1 Butir Ekstasi, 3 Pria Terjaring Operasi Yustisi
BERIKAN KOMENTAR
Top