• Home
  • Sumut
  • Polda Sumut Koordinasi BPKP Hitung Kerugian Negara
Jumat, 16 Oktober 2020 | 00:00:21
* Terkait Dugaan Korupsi Istri Bupati Dairi

Polda Sumut Koordinasi BPKP Hitung Kerugian Negara

Foto/Ist
Dirreskrimsus Poldasu Kombes Rony Samtana S.IK
BERITA TERKAIT:
aktualonline.com.MEDAN ||| Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumut masih melakukan koorrinasi dengan tim ahli (BPKP) Perwakilan Sumut untuk menghitung kerugian negara terkait dugaan kasus korupsi dana CSR (ial Responsibility) yang dilakukan oleh Romy Mariani Edy Berutu, istri Bupati Dairi.

“Masih penyelidikan. Sedang kordinasi dengan tim ahli untuk melakukan penghitungan kerugian negara,” kata Dirkrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana, Kamis (15/10/2020).

Ketua Tim Penggerak PKK ini diperiksa penyidik atas kasus dugaan penyalahgunaan dana coorporate social responsibility (CSR) dari PT Inalum yang diberikan kepada Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kec Silahi Sabungan Kab Dairi pada 2019 senilai Rp 600 juta.

Ia mengatakan yang bersangkutan diduga melakukan penyalahgunaan CSR dari PT Inalum untuk Dekranasda.

Awalnya, kata Rony, kasus ini ditangani oleh Polres Dairi dan sekarang sudah dilimpahkan ke Polda Sumut.

Sebelumnya, Ronny Samtana mengakui pemeriksaan istri Bupati Dairi tersebut.

“Iya, ada kami periksa yang bersangkutan (Ibu RM), belum lama ini. Kami periksa RM atas dugaan penyalahgunaan CSR dari PT Inalum untuk Dekranasda. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Ini awalnya ditangani oleh Polres Dairi, dan sekarang sudah ditangani Polda Sumut,” kata Kombes Ronny Samtana kepada wartawan, Jumat (2/10) usai sholat Jumat.

Diketahui sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dairi, yakni Rahmat Syah Munthe Kadis Infokom Dairi, sebelumnya dia menjabat Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dairi.

Selanjutnya, Sabar Pasaribu selaku Kabid Industri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dairi dan Romayana Arita Banurea, staf Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Dairi.

Sebagaimana diketahui, PT Inalum memberikan dana pemberdayaan kepada pengrajin tenun ulos Silahisabungan, Kecamatan Silahisabungan, melalui Dekranasda Kabupaten Dairi. Dekranasda pun menjalin kerja sama dengan Yayasan Merdi Sihombing.

Berdasarkan perjanjian kerja sama antara PT Inalum dengan Dekranasda Kabupaten Dairi, kontribusi itu dalam rangka pelaksanaan program CSR PT Inalum. Dana CSR yang direalisasikan PT Inalum tahun 2019 sebesar Rp 600 juta.

Kegiatan itu untuk pemberdayaaan pengrajin ulos berupa pelatihan, produksi kerajinan tenun ulos, pendampingan, pemasaran serta promosi dalam dan luar negeri, termasuk ke Belgia.

Akan tetapi, menusut informasi, dana CSR PT Inalum itu bukan digunakan sesuai peruntukan melainkan melakukan pengembangan yang diduga dananya tidak seluruhnya tersalurkan.||| Samsidar Saragih




Editor : Zul

BERITA LAINNYA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:57:29
Polsek Pancur Batu Amankan Dua Tersangka Curanmor
Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:54:51
Tekab Polsek Sunggal Tangkap Penyalahguna Narkoba
Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:47:33
Bawa 1 Butir Ekstasi, 3 Pria Terjaring Operasi Yustisi
BERIKAN KOMENTAR
Top