• Home
  • Sumut
  • Bupati Humbahas Buka Sosialisasi Dampak Penyalahgunaan Narkoba
Kamis, 7 Mei 2015 | 22:48:33

Bupati Humbahas Buka Sosialisasi Dampak Penyalahgunaan Narkoba

bn
Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing MSi membuka sosialisasi penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Doloksanggul bertempat di Aula Kantor Camat Doloksanggul, Selasa (28/4).
BERITA TERKAIT:

Doloksanggul - Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing MSi membuka sosialisasi penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Doloksanggul bertempat di Aula Kantor Camat Doloksanggul, Selasa (28/4). Sosialisasi itu dihadiri Asisten Administrasi Umum dan Kesra Drs Edy H. Sinaga, Kabag Kesra Remon Pakpahan,S.Pd  Kepala Desa dan Sekretaris Desa se- Kecamatan Doloksanggul, Guru, Pelajar dari SMAN 1 Doloksanggul, SMAN 2 Doloksanggul, SMKN 2 Doloksanggul dan MAN Doloksanggul. Narasumber Kabag Tata Usaha BNN Sumut Suheri Situmorang S.Sos, Kasat Narkoba Polres Humbahas AKP Maimun dan dari Dinas Kesehatan Pemkab Humbahas.

Edy Sinaga dalam laporannya mengatakan tujuan sosialisasi merupakan upaya pemerintah untuk pencegahan agar masyarakat terhindar dari pemakaian dan peredaran narkoba di Humbahas dan untuk mewujudkan visi misi pemerintah menuju Humbang Hasundutan yang mandiri dan sejahtera. Sosialisasi ini dilaksanakan di tiga kecamatan yaitu Doloksanggul, Pakkat dan Lintongnihuta.   

Bupati saat membuka sosialisasi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan bagaimana caranya mencegah penyalahgunaan narkoba dari wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan khususnya bagi pelajar.

Jauh sebelumnya juga, sudah sering disampaikan kepada Guru, Camat dan elemen masyarakat lainnya agar dapat mensosialisasikan supaya tidak menggunakan narkoba. 'Mari kita selamatkan masyarakat dari bahaya narkoba. Karena dampaknya sangat multi fungsi, dampaknya bisa mematikan secara berlahan-lahan.

Saat ini pengguna narkoba bukan hanya lagi ditingkat SLTA, SLTP tapi sudah sampai ke anak-anak SD. Ini sungguh berbahaya. Ini harus dicegah. Kasihan kita melihat anak-anak, karena ada makanan dan minuman bercampur narkoba, yang kita tidak sadari. Bila perlu, sosialisasi ini harus disampaikan kepada masyarakat Humbang Hasundutan secara terus menerus. Kita tidak tahu apa yang terjadi bulan ini, bulan depan, bagaimana hukuman para pengguna narkoba termasuk pemasok narkoba di Indonesia" Ujar Maddin.

Dijelaskan juga, Humbang Hasundutan masyarakat yang religius. Kalau punya iman yang kuat, harus berkata tidak pada narkoba. Sosialisasi ini perlu juga disampaikan melalui media cetak dan elektronik tentang bahaya narkoba. Kepala Desa juga turut serta mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat. Bahkan di gereja, masjid dan tempat lainnya sangat perlu dilaksanakan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Sementara Suheri Situmorang menjelaskan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia semakin hari semakin marak bahkan semakin meningkat. Pemerintah sangat menaruh perhatian terhadap masyarakat yang menyalahgunakan narkoba, apalagi terhadap kejahatan dan sindikat narkoba. Dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat sangat diharapkan agar peduli untuk bersama-sama melakukan upaya memerangi bahaya penyalahgunaan narkoba.

AKP Maimun menjelaskan penyalahgunaan narkoba sudah masalah nasional yang kompleks karena dapat mengancam kehidupan bangsa/negara dan dapat melemahkan ketahanan nasional.   (BN)


BERITA LAINNYA
Selasa, 11 Desember 2018 | 14:48:59
Kejatisu Bagi-Bagi Stiker Anti Korupsi
Selasa, 11 Desember 2018 | 01:29:48
Polda Sumut Musnahkan 130 Kg Sabu dan 159 Butir Ektasi
Senin, 10 Desember 2018 | 23:15:03
Kapolres Pelabuhan Belawan Buka Agas Jaya Cup
Minggu, 9 Desember 2018 | 23:18:42
Wakil Wali Kota Tutup Christmas Season 2018-2019
Minggu, 9 Desember 2018 | 01:11:41
Kopi Arabika Samosir Peroleh Sertifikat IG
BERIKAN KOMENTAR
Top