• Home
  • Sumut
  • Pembangunan Jembatan Aek Batang Galoga Jangan Dijadikan Ladang Korupsi
Rabu, 29 November 2017 | 11:41:32

Pembangunan Jembatan Aek Batang Galoga Jangan Dijadikan Ladang Korupsi

aktualonline.com/haryan harahap
Pembangunan Jembatan Aek Batang Galoga Jangan Dijadikan Ladang Korupsi

aktualonline.com.PALUTA///Pembangunan jembatan Aek Batang Galoga di Desa Sigala-gala,Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padanglawas Utara yang menelan anggaran Rp 7 Miliar lebih yang dianggarkan dari dana DAU 2017 jangan dijadikan ajang korupsi.

Hal itu dikatakan Warga Desa Mompang 1 Jungkar Harahap (38) kepada aktualonline.com,Selasa (28/11/2018) terkait besarnya anggaran yang dukucurkan untuk pembangunan jembatan yang dikerjakan PT. PT Gashabat Sukses Mandiri dan pengerjaan proyek dimulai bulan Agustus-Desember 2017. Pekerjaan direcanakan harus selesai pada bulan Desember ini.

Ditambahkan Jungkar Harahap bahwa jembatan itu nantinya akan digunakan warga sebagai penghubung Desa Mompang 1 dengan Desa Sigala-gala dan desa lainnya di Kecamatan Halo gonan Timur yang baru pemekaran.

"Dengan adanya pembangunan jembatan di Aek Batang Galoga ini, kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintahan Padanglawas Utara terlebih-libih kepada raja- raja natua kami di Halongonan Timur yang ikut memperjuangkan pembangunan jembatan ini. Sehingga sampai saat ini pembangunannya sedang berlangsung dan rencana pada bulan Desember 2017 ini selesai,ujarnya.

Dengan dibangunnya jembatan ini, dapat memperlancar arus lalulintas, memajukan prekonomian warga dan terwujudnya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat sekitar sini.

Untuk itu, saya mewakili warga dan masyarakat sini mari sama-sama kita dukung dan awasi suksesnya pembangunan jembatan ini. Jangan sampai terjadi pembangunan asal jadi dan merupakan ladang bagi oknum koruptor untuk mengkorupsi anggaran pembangunan jembatan tersebut,ungkap Jungkar.

Meski akan dijadikan jembatan untuk semakin memperlancar proses aktivitas warga sehari-hari namun proyek ini juga dikesalkan warga karena pihak pemborong atau rekanan yang mengerjakan dinilai kurang memperhatikan aspek lainnya sehingga jembatan rabin yang selama ini digunakan warga  rusak akibat kelalaian.

Dalam pengerjaannya jarak pembangunan pondasi tiang jembatan dengan pondasi tiang
jembatan rambain berkisar 2 meter.

Korekan pondasi tiang jembatan lebih dalam dari jembatan rambin berakibat longsor sewaktu Sungai Batang Galoga banjir terbawa erosi tiang jembatan rambin roboh mengakibatkan jembatan rambinpun terpaksa dibongkar bukannya diperbaiki.

Sehingga saat ini masyarakat yang berkendaraan sepeda motor mau menyeberang
sungai batang galoga tidak bisa.

Pantauan aktualonline.com, di saat berlangsungnya pekerjaan tidak terlihat adanya pengawas di lapangan dari pihak PUPR Padang Lawas Utara.

Warga berharap pada PUPR Padanglawas Utara dan rekanan Pelaksana pembangunan jembatan PT Gashabat Sukses Mandiri dalam melaksanakan pekerjaan agar mengutamakan kualitas pembangunan jembatan  tersebut..//Haryan Harahap.

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:54:24
Bersama Media,Penerangan TNI AD Kuat
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:41:31
Pemkab Labuhanbatu Selatan Peringati HKN
Kamis, 18 Januari 2018 | 00:43:56
Beras di Sumut Surplus…Tak Perlu Beras Impor
Rabu, 17 Januari 2018 | 23:53:50
Pilgub Miliki Potensi Kerawanan
Rabu, 17 Januari 2018 | 12:23:22
Walikota Medan Resmikan Kantor Camat Medan Tuntungan
Rabu, 17 Januari 2018 | 12:16:45
Denpom I/1-5 Cikampak Ringkus Pengedar Narkoba
Rabu, 17 Januari 2018 | 12:14:57
Akhir Tahun 2017….23 DPO Kejaksaan Masih Dicari
Rabu, 17 Januari 2018 | 01:28:50
Jembatan Gantung Dogang Gebang Diresmikan
BERIKAN KOMENTAR
Top