• Home
  • Sumut
  • Ditreskrimsus Polda Sumut OTT Pengurusan Surat Ukur
Jumat, 11 Mei 2018 | 14:49:40

Ditreskrimsus Polda Sumut OTT Pengurusan Surat Ukur

aktualonline.com/Saut Simamora
Ditreskrimsus Polda Sumut OTT Pengurusan Surat Ukur
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN///Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrim sus),Polda Sumut, lagi-lagi berhasil operasi tangkap tangan (OTT). Pengungkapan kali ini Pengurusan surat ukur dalam Negeri sementara, Sertifikat kelaikan dan pengawakan kapal penangkap ikan,pas besar sementara dan grosse Akta di Kantor ke Syahbandaran  Otoritas Pelabuhan Tanjung Balai Asahan

 

Peristiwa berawal pada Rabu,08 Mei 2018 sekira pukul 15.00 Wib di Kantor Kesyahbandaran dengan Otoritas Pelabuhan Tanjung Balai Asahan ada masyarakat atas nama Koko Suwendi melakukan pengurusan surat ukur dalam negeri sementara, sertifikat kelaikan dan pengawakan kapal penangkap ikan, Pas besar sementara dan Grosse akta.

 

Dalam pengurusan tersebut oleh Juliansah (PNS KSOP Tanjung Balai Asahan) melakukan pengutipan uang sebesar Rp. 8.000.000.- untuk pengurusan surat ukur dalam negeri sementara, pas besar sementara, dan sertifikat kelaikan dan pengawakan kapal penangkap ikan terhadap kapal KM. Jaya Sempurna II dan Kapal KM. Jaya Sempurna III.

 

Muhammade Arif ( PNS KSOP Tanjung Balai Asahan ) melakukan Pengutipan kepada kedua kapal tersebut yaitu KM. Jaya Sempurna II dan III dalam hal untuk pengurusan Grosse Akta.

 

Berdasarkan peraturan Pemerintah RI No. 15 tanggal 25 Mei 2016 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan Negara bukan pajak bahwa tariff yang berlaku pada Kementerian Perhubungan adalah untuk Surat Ukur Dalam negeri sementara GT 7 s/d 35 Rp. 100.000.-, untuk Pas Besar Sementara GT 7 s/d 100 Rp. 150.000.- untuk setifikat Kelaikan dan pengawakan kapal penangkap Ikan GT 7 s/d GT 35 Rp. 75.000.- dan untuk Grosse Akta GT 7 s/d GT 100 Rp. 250.000.-. Dalam hal ini adanya di temukan perbuatan melawan hukum pungutan Liar /

 

Pemerasan dengan Memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu yang di bayar, atau menerima pembayaran dengan potongan untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri dan atau menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut di duga, bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya yang dilakukan oleh Juliansah dan Muhamad Arif selaku PNS pada KSOP Tanjung Balai Asahan.

 

Upaya yang dilakukan pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 5 (lima) orang dari pihak KSOP Tanjung Balai Asahan, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, melakukan penyitaan barang bukti, melakukan gelar perkara penetapan tersangka dan melakukan penanganan terhadap kedua tersangka.

 

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut,Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan,didampingi Kasubdit III, AKBP Doni Sembiring, Jumat(11/5),didepan gedung Ditreskrimsus mengatakan kalau operasi tangkap tangan ini dilakukan sesuai dengan perintah bapak Presiden Ir Joko Widodo,dan juga bapak Kapolri Jendral Drs Toto Karnavian.

 

"Kita jalankan sesuai dengan perintah pimpinan,dimana OTT ini untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,dibidang Pemerintahan khususnya. Serta kita upanyakan persempit,kepada pejabat nakal, "ujarnya.

 

Toga mengharapkan kerja sama dengan elemen masyarakat, agar memberikan informasi kepada Petugas,jika ada ditemukan seperti ini, secepatnya dilaporkan ke Polisi.

 

"Kita harapkan informasi dari masyarakat, sekecil apapun itu. Dan informasi tersebut akan kita tindak lanjuti secepatnya,"tutur Toga mengakhiri.

 

Kini kedua tersangka masih dalam pemeriksaan petugas secara intensif.  Dari tangan kedua pelaku petugas menyita barang bukti (BB) Uang Sebesar Rp. 8.000.000.- di sita dari Juliansah,Uang sebesar Rp. 6.000.000.- di sita dari Muhamad Arif.

1 (satu ) Set Permohonan surat kapal Baru KM. Jaya Sempurna II An. Koko Suwendi.

1 (satu) Set Permohonan surat kapal Baru KM. Jaya Sempurna III An. Koko Suwendi.

1 (satu) lembat surat ukur dalam negeri sementara No. 3428/PPb nama Kapal Jaya Sempurna II,1 (satu) lembar surat ukur dalam negeri sementara No. 3428/PPb nama Kapal Jaya Sempurna III. 2 (dua) lembar sertifikst kelaikan dan pengawakan kapal penangkap Ikan KM. Jaya Sempurna II No. PL. 001/26/3/KSOP.Tba,2 (dua) lembar sertifikat kelaikan dan pengawakan kapal penangkap ikan KM. Jaya Sempurna III No. PL. 001/26/3/KSOP/Tba,1 (satu) Lembat Pas Besar sementara KM Jaya Sempurna II No. PK.205/14/11/KSOP. Tba,1 (satu) Lembar Pas Besar sementara KM Jaya Sempurna III No. PK.205/14/11/KSOP/Tba.

 

Sedangkan untuk pasal yang dilanggar kedua pelaku, yakni Pasal 12 huruf € sub Pasal 11 UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke-1e KHUPidana.///Saut Simamora

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Rabu, 18 Juli 2018 | 00:02:47
PKH Jadi Polemik Warga Gunungsitoli
Senin, 16 Juli 2018 | 21:46:30
Kapal Jenis Roro Akan Beroperasi di Danau Toba
Senin, 16 Juli 2018 | 21:24:00
Wali Kota Resmikan Sekolah Medan Mulia
BERIKAN KOMENTAR
Top