• Home
  • Sumut
  • Pembunuhan Kasir Lae Asing Bakal Ada Tersangka Baru
Jumat, 11 Mei 2018 | 17:41:33

Pembunuhan Kasir Lae Asing Bakal Ada Tersangka Baru

aktualonline.com/Saut Simamora
Pembunuhan Kasir Lae Asing Bakal Ada Tersangka Baru
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN///Pihak Kepolisian dari Resort Serdang Bedagai (Polres Sergai) memastikan bakal ada tersangka baru dalam kasus pembunuhan dan perampokan korban Murni Sitorus alias Murni kasir di PT Dwi Tunggal Jaya Lestari Sergai.

 

Hal itu ditegaskan Kapolres Sergai AKBP Juliarman Pasaribu SIK ketika diwawancarai wartawan di Mapoldasu pada Selasa sore (8/5/2018).

 

"Tersangka R dan AM awalnya minum minuman keras di sebuah Kafe, karena tidak sanggup membayar makanya meninggalkan sepeda motor sebagai jaminannya. Lalu tersangka melakukan pembunuhan dan perampokan, sedangkan hasil rampokan mereka Rp 3,5 juta digunakan untuk menebus sepeda motor yang ditinggalkannya di kafe itu. Jadi pengusahanya juga bisa dikenakan pasal 480 KUHP sebagai penadah," ujarnya kepada wartawan.

 

Untuk menangkap para pelaku pembunuhan dan perampokan ini, petugas kepolisian yang turun sebanyak empat tim mendatangi titik keberadaan pelaku.

 

"Ada wilayah Pantai cermin, ketempat orang tuanya dan ke Medan. Pelaku akhirnya ditangkap," sambungnya.

 

Sampai saat ini, kepolisian masih terus mencari tahu apa saja yang dirampok oleh para tersangka.

 

"Berangkas masih utuh karena kuncinya tidak ditemukan para tersangka, total kerugian korban masih Rp 3,5 juta. Untuk yang lain masih dilakukan pengembangan," terangnya.

 

Sebelumnya, diduga pengaruh minuman keras dua remaja bernama Ramadhani (17) dan Abdul Manan (15) keduanya warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), tega membunuh dan merampok Murni Sitorus alias Murni kasir PT Dwi Tunggal Jaya Lestari, perusahaan yang bergerak dibidang leasing, pada Sabtu (6/5/2018) dini hari kemarin.

 

Direktur Ditrekrimum Poldasu Kombes Pol, Andi Rian SIK didampingi Kapolres Sergai AKBP Arman Pasaribu SIK, Kasubdit Jahtanras Poldasu AKBP Maringan Simajuntak dan Kasubbid Penmas AKBP M.P Nainggolan mengatakan bahwa pengungkapan ini karena penyelidikan, kerja sama personil dan ditemukannya alat bukti.

 

"Peristiwa berawal pada Sabtu malam keduanya tersangka minum disalah satu kafe di Desa Firdaus. Karena tidak mempunyai uang untuk membayar minuman, kedua tersangka pada Minggu 6 Mei dini hari meninggalkan sepeda motornya dikafe sebagai jaminan. Pelaku R yang bekerja sebagai cleaning service di PT Dwi Tunggal Jaya Lestari naik ke lantai tiga kantor tersebut. Korban yang tinggal di kantor tersebut langsung dibunuh dan mengambil uang korban," ujar Andi Rian SIK kepada wartawan.

 

Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi itu langsung melakukan cek tempat kejadian perkara dan melihat kondisi korban dengan luka tusuk pada bagian perut dan paha korban. Bukan disitu saja, lemari kamar korban dan pakaian berserakan.

 

"Setelah dilakukan penyelidikan, kepolisian mengarah kepada R dan AM. Kemudian kita mendatangi alamat R dan AM dan mengintograsi keduanya. Keduanya mengaku melakukan perbuatan tersebut dikarenakan tidak memiliki biaya untuk membayar uang minuman keras yang telah diminumnya," ujarnya.

 

Dari tangan tersangka, kepolisian menemukan beberapa barang bukti diantaranya satu unit Hp merek Oppo A57 milik korban, Hp Nokia E63 milik korban, Hp Andromax milik tersangka R, pakaian yang dibawa pelaku, satu bilah pisau bergagang plastik dalam keadaan retak, tas, uang Rp 1 jt dan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX milik tersangka.

 

"Kedua tersangka melanggar pasal 340 Subs 338 KUHPidana," ujar Andy Rian menjelaskan.///Saut Simamora

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Rabu, 18 Juli 2018 | 00:02:47
PKH Jadi Polemik Warga Gunungsitoli
Senin, 16 Juli 2018 | 21:46:30
Kapal Jenis Roro Akan Beroperasi di Danau Toba
Senin, 16 Juli 2018 | 21:24:00
Wali Kota Resmikan Sekolah Medan Mulia
BERIKAN KOMENTAR
Top