• Home
  • Sumut
  • Wali Kota Minta Kepling,Lurah dan Camat Harus Kenali Warga
Kamis, 17 Mei 2018 | 00:30:16

Wali Kota Minta Kepling,Lurah dan Camat Harus Kenali Warga

Foto/Ist
Wali Kota Minta Kepling,Lurah dan Camat Harus Kenali Warga
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN///Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  minta kepada seluruh camat,  lurah dan kepala lingkungan (kepling) untuk dapat  mengenal  lebih jauh  warga yang berada di wilayahnya masing-masing. Di samping itu juga mengamati dengan seksama dinamika kehidupan yang terjadi di tengah masyarakat, serta melakukan deteksi dini  terhadap warga pendatang. Langkah itu dilakukan untuk kepentingan masyarakat sekaligus menciptakan rasa aman dan kondusif di Kota Medan.

 

Instruksi ini disampaikan Wali Kota ketika memberi arahan dalam acara Koordinasi Tiga Pilar Kebangsaan di Medan International Convention Centre (MICC) Jalan Gagak Hitam Ring Road,  Rabu (16/5). Selain unsur Forkopimda Kota Medan dan pimpinan OPD di  lingkungan Pemko Medan,  acara yang digelar untuk menyikapi  maraknya aksi teroris juga  dihadiri seluruh camat,  lurah, babinsa, babinkantibmas  dan kepling.

 

Ditegaskan Wali Kota,  pengaktifan siskamling akan menjadi bahan penilaian kinerja kepling,  lurah dan camat. Sebab, Wali Kota mengaku sudah lama mengingatkan agar lingkungan mengaktifkan siskamling.

 

"Sudah lama dan berulang-ulang saya ingatkan dalam setiap pertemuan dengan kepling,  lurah dan camat agar siskamling diaktifkan.  Namun sampai saat ini masih ada yang belum berjalan efektif.  Untuk itu saya akan mengambil tindakan tegas" ujarnya.

 

Selanjutnya dihadapan  Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto,  Dandim 0201/BS Kol Inf Bambang Herqutanto, Kajari Medan Olopan Nainggolan SH,  Ketua PN Medan DR Marsudin Nainggolan SH dan Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli yang menghadiri Koordinasi Tiga Pilar Kebangsaan, Wali Kota  mengingatkan agar para kepling lurah dan camat agar saling berkoordinasi sehingga terbangun sinergitas yang kuat.

 

Sebelumnya,Kapolrestabes Medan  Kombes Pol  Dadang Hartanto dalam pemaparan nya mengatakan, terjaminnya kamtibmas merupakan tanggungjawab semua pihak.  Di samping itu pun hukum harus ditegakkan.  "Untuk itu kita hadir disini guna menyatukan langkah," kata Kapolrestabes.

 

Kemudian Kapolrestabes mengajak untuk membangun sejak  dari dini anak dan keluarga untuk menerima perbedaan. Selanjutnya mendidik keluarga dan anak, serta mengenali para tetangga. Dikatakannya, apa yang dilakukan saat ini akan memberikan dampak ke masa depan.

"Kalau hari ini kita tidak berbuat, ke depan akan ada ancaman  lebih besar lagi," pesannya.

 

Sementara itu Dandim 0201/BS  Kol Inf  Bambang Herqutanto mengatakan, mengantisi pasi terjadinya aksi teror, semua harus bersatu. Sebab, Indonesia dibangun berdasarkan keberagaman. Dia yakin jika semua bersatu, aksi teror dapat dicegah. Apalagi Indonesia satu-satunya negara di dunia yang memiliki pengawasan terhadap masyarakat sampai tingkat paling bawah yakni kepling. "Jadi mari kita sama-sama menjaga Medan Rumah Kita," ajak Dandim.

 

Sedangkan menurut Kajari Medan  Olopan Nainggolan SH MH,  mencegah terjadinya aksi teror, kepling, lurah dan camat harus mengenali secara detail siapa saja warga yang berdomisili di wilayahnya masing-masing, termasuk aktifitas yang dilakukan sehari-hari. Apabila kepling, lurah dan camat tidak mengenali warganya, bagaimana bisa mengamankan sekaligus membina warganya. "Jika tidak kenal, maka suatu saat akan timbul masalah. Untuk mencegahnya, mulai saat ini kenalinya seluruh warganya," ungkap Kajari.///Zul-rel

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Rabu, 18 Juli 2018 | 00:02:47
PKH Jadi Polemik Warga Gunungsitoli
Senin, 16 Juli 2018 | 21:46:30
Kapal Jenis Roro Akan Beroperasi di Danau Toba
Senin, 16 Juli 2018 | 21:24:00
Wali Kota Resmikan Sekolah Medan Mulia
BERIKAN KOMENTAR
Top