• Home
  • Sumut
  • Oknum Kades Purba Tua Diduga Selewengkan DD
Jumat, 1 Juni 2018 | 02:02:15

Oknum Kades Purba Tua Diduga Selewengkan DD

aktualonline.com/Sahnan Harahap
Oknum Kades Purba Tua Diduga Selewengkan DD
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PALUTA///Penyelewengan anggaran Dana Desa (DD) terus berlangsu ng tahun ketahun hingga berita ini di reilis,ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (DPC.LPP-TIPIKOR RI) Akhiruddin Siregar di sela-sela waktu istirahatnya,Beliau menegaskan ada beberapa hal yang sangat memprihatinkan atas ulah Pemerintahan Desa Purba Tua Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara.

 

Dana yang ditrasfer dari APBN ke APBD di salurkan ke rekening Desa yang di sebut Dana Desa (DD) diduga digarap oknum penjabat Kepala Desa Purba Tua demi memperkaya diri pribadi mulai Tahun 2015- 2016-2017 yang mana beberapa persen (%) dana tersebut diperuntukkan bagi peningkatan sumberdaya manusia (SDM) masyarakatnya dan sebagian diperuntukkan bagi pisik kebutuhan masyarakat desa tersebut dan kemajuan daerah dan negara ungkap Akhiruddin siregar saat menjelaskan.

 

Diduga Kepala Desa (Kades) Purba Tua Seakan tidak mengenal sendi dalam kehidupan, kian sembrautnya korupsi dari hari ke hari semakin menggurita tidak hanya di pemerintah kabupaten saja tindak pidana korupsi juga terus menggerogoti anggaran dana desa seperti Desa Purba Tua Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara yang saat ini dipimpin oleh seorang kepala Desa J.Siregar.

 

Dugaan, Kades purba tua J.Siregar sangat menjadi perhatian bagi para kontrol sosial kala ini dikarnakan diduga kuat melakukan praktek mark up harga dan kuantitas barang saat melakukan pembangunan di desa yang dipimpinnya itu,dimana dugaan tersebut jelas sangat mencolok yang merupakan salah satu penyakit korupsi.adapun penyakit yang sangat kronis adalah hingga kini sekdes yang diangkat sebagai peserta pada periode pengangkatan sekretaris desa pada tahun 2004 sekdes tersebut belum tamat SMA menurut usia dan informasi yang dikutip.Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPC.LPP-TIPIKOR RI Akhiruddin Siregar kepada wartawan aktualonline.com Rabu (30/5/2018).

 

 

Untuk itu Ketua DPC.LPP-TIPIKOR RI. Akhiruddin Siregar meminta kepada Kejari Paluta mengusut tuntas kasus penyalahgunaan Dana Desa yang ada di Desa Purbatua tersebut.

 

"Pihak Kejaksaan Negeri Paluta diminta untuk segera memanggil dan memeriksa pejabat Desa purbatua, Kecamatan padang bolak j.siregar karena diduga telah terindikasi menjadi makelar proyek dalam melakukan penyelewengan dan kuantitas saat melakukan pembangunan di desa yang dipimpinnya itu," tegas Akhiruddin Siregar.

 

Terhitung ada begitu banyak kegiatan proyek yang di dalamnya pembangunan paret jalan 214 m dengan pagu anggaran senilai Rp.213.937.692 dan pembangunan Rapat beton 218 m dengan anggaran Rp 300.000'000. TA 2016 ,Sementara tahun 2017  Pelaksanaan kegiatan pembangunan parit beton 300 m dengan pagu anggaran Rp.301.200.100. Dan Rabat beton jalan sepanjang    245 m x 2,5 m dengan pagu anggaran Rp.318.790.900.

 

yang diduga ada banyak kuantitas barang dan harga besar dugaan yang digarapnya atau pengurangan volume belum lagi Dana Desa Tahun  2015 Tegas Akhiruddin Siregar

 

Tak hanya itu,J.Siregar diduga terlibat aktif dalam kasus KKN dan Penyalahgunaan wewenang lantaran penduduk Desa Purbatua. Tidak jelas dimana keberadaannya .yang menjadi pertanyaan kemana direalisasikan Dana PKK Karang Taruna dll di salurkan ?.

 

Berdasarkan pantauan aktualonline.com dari beberapa  pekerjaan yang dapat dihimpun dari DPC.LPP-TIPIKOR RI  terdapat sejumlah Pengerjaan dalam pembangunan desa Purbatua yang dipimpin J.Siregar terindikasi sarat dengan korupsi dari rata rata setiap proyek yang dilaksanakannya.

 

Diantara yang diduga dikorupsi oleh kades J.Siregar terkait dalam  Investigasi  DPC.LPP-TIPIKOR RI menyimpulkan Kepala Desa purba tua diduga hanya melakukan kejahatan dalam praktek semisal mark up kegiatan dengan modus operandi yang dapat mengurangi kuantitas dan kualitas proyek, dimana dari keseluruhan proyek tersebut terdapat ada banyak uang negara yang diduga telah digarap habis oleh Kepala Desa Purbatua.

 

Untuk itu, beberapa penggiat kontrol sosial meminta kepada Kejaksaan Negeri Kabu paten Padang Lawas Utara untuk secepatnya mengusut tuntas kasus penyalahgunaan Dana Desa Purba Tua,Kecamatan Padang Bolak tersebut yang diduga melibatkan kepala desa setempat dan banyak lainnya terkait dalam persekongkolan yang di lakukan nya,tegas Ketua DPC.LPP TIPIKOR Akhiruddin Siregar mengakhiri keterangannya kepada aktualonline.com///Sahnan Harahap

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Jumat, 22 Juni 2018 | 18:36:31
Mendagri Lantik Eko Subowo Sebagai Penjabat Gubsu
Jumat, 15 Juni 2018 | 01:51:53
Kasus Sengketa Tanah Meningkat di Samosir
BERIKAN KOMENTAR
Top