• Home
  • Sumut
  • Siswa-Siswi MAPN 4 Medan Demo Minta Kepsek Diganti
Sabtu, 21 Juli 2018 | 14:10:02

Siswa-Siswi MAPN 4 Medan Demo Minta Kepsek Diganti

aktualonline.com/Ronald Silaban
Siswa-Siswi MAPN 4 Medan Demo Minta Kepsek Diganti
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.BELAWAN///Ratusan siswa Madrasah Aliyah Persiapan Negeri 4 (Medan (MAPN) Jalan Jala Raya Perumahan Griya Martubung  Blok 9 Lingkungan 21 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan menggelar aksi di halaman sekolah baru-baru ini.

 

Dalam aksinya mereka menuntut pencopotan Kepala Sekolah (Kepsek), Nurcholida Lubis S,Pdi , M,Si yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para siswa.

Menurut keterangan salah satu siswa, M. Adamsyah mengatakan, para siswa disini mempertanyakan soal dana pemilihan jurusan yang dikutip pihak sekolah kepada siswa ajaran baru.

 

"Setiap tahun ajaran baru, sekolah ini membebankan untuk membayar sebesar Rp. 100 ribu untuk pemilihan jurusan" kata M. Adamsyah yang merupakan siswa kelas XI Jurusan

agama kepada wartawan di lokasi.

 

Hal serupa juga dikatakan Putri Anisa. Bagi siswa yang mengikuti pemilihan jurusan diwajibkan membayar Rp.100.Ribu.

 

"Sebelum pemilihan jurusan, kami harus ujian dahulu dan saat itu juga uang itu langsung diberikan," ungkap Anisa.

 

Selain melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para siswa, kata Putri Kepala Sekolah (Kepsek) Nurkholida M. Pdi juga di tuding menelap uang pembangunan sekolah yang disebut-sebut jumlahnya mencapai ratusan juta Rupiah.

 

"Setiap Tahun ajaran baru siswa disini harus membayar uang administrasi pembangunan sebesar Rp. 1.000.000/ siswa," kata siswa kelas X jurusan IPS ini seraya menambahkan bahwa uang tersebut akan digunakan untuk membeli pakaian Pramuka dan Olahraga.

 

Sementara, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Persiapan Negeri 4 (MAPN 4 ) Kota Medan Nurcholida M. Pdi ketika dikonfirmasi mengaku bahwa ada pengutipan untuk pemilihan jurusan di sekolah tesebut.

 

"Kalau soal pengutipan itu saya sudah dengar. Tapi belum ada laporannya kepada saya. Dan soal berapa jumlah tidak mengetahuinya," kata Nurcholida dengan nada enteng.

Disinggung soal uang pembangunan yang dikutip pihaknya kepada siswa baru, orang nomor satu di Sekolah MAPN 4 itu mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan hal tersebut.

 

"Soal pengutipan itu sebenarnya tidak ada masalah. Karena ini kan sekolah swasta, jadi boleh saja kalau dikutip uang pembangunan," kata Nurcholida mengakhiri.

 

 

Berdasarkan Pantaun wartawan, dengan membawa berbagai banner tuntutan, seperti pencopotan kepala sekolah mereka terus melakukan orasi.

 

Tidak hanya itu orang tua murid juga mengatakan mereka diminta membayar  Rp 2.300.020 untuk biaya beli baju 4 pasang,pendaftaran Rp 80 Ribu, Rp 120 ribu untuk uang sekolah yang sebelumnya Rp 90 Ribu.

 

"Harapan saya agar kepala sekolah diganti, karena semenjak menjabat 1 tahun terakhir ini, banyak sekali kena biaya" geram Herlina salah satu orang tua murid///Ronald Silaban

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 15 Oktober 2018 | 23:17:20
Poldasu Kirim Tim Dokter dan Psikologi ke Madina
Senin, 15 Oktober 2018 | 01:51:58
Pemkab Sergai Peringati Hari Pramuka ke-57 Tahun 2018
Minggu, 14 Oktober 2018 | 00:33:56
16 Perwira di Polda Sumut Dimutasi
Sabtu, 13 Oktober 2018 | 23:02:43
Kapolres Samosir Pimpin Sertijab Kapolsek Simanindo
BERIKAN KOMENTAR
Top