• Home
  • Sumut
  • BNNP Sumut Ungkap Jaringan Narkoba di Lapas Tanjung Gusta
Selasa, 18 September 2018 | 00:45:13

BNNP Sumut Ungkap Jaringan Narkoba di Lapas Tanjung Gusta

Foto/Ist
Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) Sumatera Utara mengungkap jaringan narkoba jenis sabu yang melibatkan narapidana di Lapas Tanjung Gusta. Dari pengungkapan ini, BNNP Sumut meringkus 7 orang tersangka, dua diantaranya narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN///Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) Sumatera Utara mengungkap jaringan narkoba jenis sabu yang melibatkan narapidana di Lapas Tanjung Gusta. Dari pengungkapan ini, BNNP Sumut meringkus 7 orang tersangka, dua diantarnya narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan.

 

Informasi dihimpun wartawan adapun tersangka yang diamankan yakni MA warga asal Bekasi, ZK alias AG dan MR alias IJ keduanya narapidana Lapas Tanjung Gusta, ZL, IS, MM, dan RZ. 

 

Dalam pengungkapan ini seorang narapidana Lapas Tanjung Gusta  berinisial BYK tewas ditembak petugas BNN. Dalam pengungkapan itu polisi turut mengamankan barang bukti 2 Kg sabu, 7 botol aceton, dan 1 unit mobil mewah.

 

Kepala BNNP Sumut Brigjend Pol Marsauli Siregar, Senin (17/9) mengatakan peredaran narkoba jenis sabu ini dikendalikan oleh tersangka MA asal Bekasi. 

 

"Napi Tanjung Gusta yang diamankan sebagai makelar atau marketing, pemiliknya ada di luar Sumatera MA, sedangkan gudangnya, marketingnya ada di Medan," ungkapnya.

 

Marsauli mengatakan terbongkarnya sindikat jaringan narkoba milik tersangka berinisial MA warga Bekasi, Provinsi Jawa Barat ini, berawal dari informasi adanya jaringan narkotika jenis sabu yang dikendalikan tersangka MA melalui 2 orang perantaranya yang merupakan narapidana Lapas Kelas I Tanjung Gusta  yakni ZK alias AG dan MR alias IJ yang berperan sebagai makelar atau sebagi orang yang mencari penjual/ pembeli sabu tersebut.

 

" Jika ada pembelinya maka tersangka MA yang berada di Bekasi ini meyuruh JF (Buron) yang berperan sebagai pengendali gudang penyimpanan sabu dan distribusinya untuk mengantarkan barang haramnya tersebut dengan memerintahkan seorang kurirnya. Ketiak itu tersangka ZL inipun rencananya akan mengantarkan sabu kepada tersangka IS sebanyak 1 bungkus di kawasan Brayan, sedangkan 1 bungkus lagi yang beratnya 1 Kg sabu ini diantar ke tersangka RZ di kawasan Payageli, Sunggal, Deli Serdang dengan menggunakan Betor," terang Brigjen Pol Marsauli, Senin (17/9).

 

Berbekal informasi itu Petugas BNNP Sumut inipun langsung mengambil tindakan dengan menangkap tersangka ZL ketika berada di gudang penyimpanan sabu tersebut di Jalan Setia Makmur Desa Sunggal Kanan,Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Dari tangannya ditemukan 2 bungkus sabu seberat masing-masing 1 Kg. Dari pengakuannya itulah petugas kemudian menangkap terhadap kurir dari tersangka berinisial BYK yang berinisial RZ yang akan menerima sabu tersebut di kawasan Payageli Sunggal Deli Serdang. 

 

" Lalu kita geledah rumah ZL yang berada di Komplek BTN Suka Maju,Sunggal, Deli Serdang dan menemukan 7 botol berisi 2,5 liter yang jika dikeringkan menjadi sabu dan beberapa tas jinjing yang digunakan sebagai tempat untuk membawa sabu yang akan diterima oleh JF kepada ZL dan juga pada saat kita amankan tersangka MM yang merupakan istrinya ZL,"tambahnya.

 

Begitu berhasil menyita barang bukti beserta jaringannya, BNNP Sumut kemudian menangkap tersangka MA di Bekasi yang kemudian melakukan pengamanan terhadap pembeli sabu yakni BYK di Lapas Tanjung Gusta dan IS di rumahnya di kawasan Medan Johor. Berdasarkan keterangan ZL kalau ia sudah setahun di suruh JF sebagai becak dan menyimpan sekaligus pendistribusian sabu tersebut. " Ia mendapatkan upah Rp 1,5 juta perkilonya dan berdasarkan catatan yang ditemukan di dalam buku tulis bahwa sudah 235 bungkus sabu yang telah diedarkannya," pungkas Brigjen Marsauli.

 

Kemudian, pada Rabu (12/9) lanjut Marsauli, tim BNN Pusat bersama BNNP Sumut melakukan operasi pengembangan terhadap narapidana BYK, untuk menunjukan lokasi penyimpanan narkotika jaringannya tersebut. Namun dalam perjalanan kelokasi BYK melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. "Sehingga petugas terpaksa menembaknya yang tepat mengenai punggungnya dan saat dibawa ke rumahsakit tersangka BYK meninggal dunia," tandas Marsauli///Samsidar Saragih

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Selasa, 11 Desember 2018 | 14:48:59
Kejatisu Bagi-Bagi Stiker Anti Korupsi
Selasa, 11 Desember 2018 | 01:29:48
Polda Sumut Musnahkan 130 Kg Sabu dan 159 Butir Ektasi
Senin, 10 Desember 2018 | 23:15:03
Kapolres Pelabuhan Belawan Buka Agas Jaya Cup
Minggu, 9 Desember 2018 | 23:18:42
Wakil Wali Kota Tutup Christmas Season 2018-2019
Minggu, 9 Desember 2018 | 01:11:41
Kopi Arabika Samosir Peroleh Sertifikat IG
BERIKAN KOMENTAR
Top