Kamis, 15 November 2018 | 17:12:59

Kejatisu Gelar In House Training

BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN///Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menggelar acara In House Training peningkatan kapasitas Jaksa dalam menangani tindak pidana Pemilihan Umum di Emerald Hotel, Rabu (14/11).

Acara secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Fachruddin Siregar melalui Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejatisu, Edyward Kaban yang ditandai dengan pemukulan gong.

Acara digelar ini dihadiri 110 peserta dari seluruh Kejari, Kacabjari, para Kasi dan Jaksa Fungsional di lingkungan Kejatisu.

Selain itu, turut hadir Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu, Agus Salim, Kabag Tata Usaha Kejatisu,  Edy Sumarman, Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian, perwakilan dari Poldasu dan KPU Sumut serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Edyward yang juga sebagai Ketua Panitia menyampaikan, pelaksanaan In House Training diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Jaksa dalam menangani tindak pidana pemilu.

Lebih lanjut dikatakan nya, Pemilu sudah dekat tepatnya Tanggal, 17 April 2019, tergabung dalam pemilihan DPD, DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, Presiden dan Wakil Presiden yang menjadi agenda lima tahun sekali.

Lanjutnya, pilkada yang digelar Tahun 2019 mendatang, ada dugaan pelanggan yang tidak bisa diselesaikan karena berkasnya tidak bisa dinyatakan lengkap P21, hal ini terjadi karena berbeda pemahaman terhadap undang-undang yang ada.

Kata sambutan juga disampaikan koordinator Haedar sebagai moderator dan pemateri Pertama Komisioner KPU Sumut Divisi Hukum dan Pengawasan, Wira Wirtati, bahwa KPU Sumut masih melakukan tahapan-tahapan dan persiapan menghadapi pemilu dan Pilpres 2019 mendatang.

Kata Wira Wirtati lagi, kendala yang dihadapi dilapangkan, masih banyak warga masyarakat yang tidak masuk dalam daftar pemilih, KPU  masih melakukan perbaikan dan peningkatan terhadap permasalahan daftar Pemilihan.

Dilanjutkan acara sesi tanya jawab, beberapa peserta mengajukan pertanyaan terkait sengketa dan putusan Bawaslu yang pada akhirnya bisa dibawa ke ranah hukum atau terkena pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

Acara ini berlangsung selama 3 hari terhitung mulai Tanggal, 13, 14, 15 dan 16 November 2018, turut dihadirkan pembicara dari Pemprovsu, KPU Sumut, Bawaslu Sumut, Poldasu, Pengadilan Tinggi dan pakar hukum tata negara.// Sahat MT. Sirait

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Senin, 17 Desember 2018 | 15:54:42
Kapolda Sumut Siap Bantu Perayaan Natal PWI 2018
Senin, 17 Desember 2018 | 14:48:06
Kapolda Ajak Goweser Ciptakan Pemilu Damai
Sabtu, 15 Desember 2018 | 00:42:52
Satlantas Polrestabes Medan Bakar 80.495 SIM Kadaluarsa
Sabtu, 15 Desember 2018 | 00:36:52
Satlantas Polrestabes Medan Bakar 80.495 SIM Kadaluarsa
BERIKAN KOMENTAR
Top