• Home
  • Sumut
  • Sedot Anggaran DD Rp 200 Juta !!! Proyek TPT di Desa Gunung Tua Tonga Ambruk
Rabu, 6 Februari 2019 | 10:36:12

Sedot Anggaran DD Rp 200 Juta !!! Proyek TPT di Desa Gunung Tua Tonga Ambruk

aktualonline.com/Sahnan Harahap
Proyek TPT di Desa Gunung Tua Tonga Ambruk
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com, PALUTA ||| Program Dana Desa untuk Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) atau plengsengan yang anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2017 yang anggarannya lebih dari Rp 200 Juta di Desa Gunung Tua Tonga Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) disinyalir pengerjaan nya asal-asalan dan diduga tidak sesuai RAB konstruksi bangunan.

Pada proyek tersebut terlihat jelas kalau bahan fisiknya batu cadas yang seharusnya terbuat dari batu kali yang sesuai dengan standard bahan fisik. Akibatnya bangunan yang usianya baru satu tahun selesai sudah ambruk dan menimpah persawahan milik warga.

Dimungkinkan bangunan TPT tersebut yang  ambrol/runtuh sebagian sudah lagi kelihatan dipandang oleh kasat mata bahwa bangunan tersebut sudah mulai miring tidak sama dengan yang lain,ungkap warga Desa Gunungtua Tonga Sabtu (1/2/2019).

Wartawan yang coba cek turun ke lokasi Minggu (3/2/2019) terlihat apa yang diinfokan warga sesuai dengan yang terjadi.Bangunan TPT tersebut telah amburuk dan jatuh dan bahan fisiknya jelas dipakai dari batu cadas.

Sementara, Plt Kepala Desa Gunung Tua Tonga yang biasa disapa Komed Siregar saat dikonfirmasi mengatakan,membenarkan adanya pembangunan TPT yang di bangun Dari DD tahun 2017 sudah mengalami kerusakan yang cukup parah karena sudah amburuk.

Saat disinggung apakah dalam pembangunan sesuai Juknis, Komed Siregar mengatakan dirinya tidak mengetahui karena dirinya merupaan Plt Kades yang baru menjabat tahun 2018.

“Saya dudah telpon mantan kadesnya coba jumpai dia bang “ ujar Plt Kades seraya menambahkan soal pekerjaannya dikatan asal-asalan saya kurang mengetahui tentang seluk beluk teknik bangunan desa itu Tahun 2017 ujarnya.

Sementara menurut keterangan sumber aktualonline berinisial Har (46)dirinya mengakui adanya pembangunan TPT yang di bangun, saat ini sudah mengalami kerusakan yang cukup parah bahkan saat ini ambruk. Proyek TPT waktu penggarapannya terindikasi tidak sesuai dengan juknis/juklak yang ada, makanya proyek yang baru berusia 1Tahun itu sudah ambruk,” jelasnya.

"Ambruknya Bangunan TPT itu diduga karna dalam pekerjaan penerapan konstruksi bahan material tidak sesuai petunjuk teknis. Seperti pasir menggunakan pasir lempung berwarna kemerah-merahan. Adukan semen pun di Duga kurang maksimal. Serta Menggunakan Batu Cadas Sehingga, berdampak hasil bangunan TPT itu kurang kuat dan kokoh. Pembuktian itu sangat jelas saat lempengan batu adukan itu saya patahkan pakai tangan, ternyata mudah dipecahkan, Juga posisi pemasangan TPT itu berdiri terlalu tegak. Padahal, seharusnya dibangun dengan sedikit miring agar ketahanan tembok menjadi kuat. Saya tegaskan bahwa dalam Penerapan Bangunan TPT oleh pekerja atau tukang bangunan yang difasilitasi oleh TPK DD  terkesan asal jadi. Tutup Warga. ||| Sahnan Harahap

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top