• Home
  • Sumut
  • Ditresnarkoba Polda Sumut Lumpuhkan Dua kurir 14 Kg Sabu di Sumut, 1 Tewas Ditembak
Kamis, 7 Februari 2019 | 22:07:05

Ditresnarkoba Polda Sumut Lumpuhkan Dua kurir 14 Kg Sabu di Sumut, 1 Tewas Ditembak

Foto/Ist
Dua orang kurir narkoba seberat 14 kg diringkus tim dari Ditresnarkoba Polda Sumut. Keduanya dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas, satu diantaranya tewas seketika

aktualonline.com.MEDAN||| Dua orang kurir narkoba seberat 14 kg diringkus tim dari Ditresnarkoba Polda Sumut. Keduanya dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas, satu diantaranya tewas seketika.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh kedua pelaku yakni bernisial S dan P. Keduanya merupakan jaringan internasional dari Malaysia " Pekanbaru - Medan.

 

Berdasarka data yang diperoleh, operasi ini merupakan pengembangan dari penang kapan dua orang di Pematang Siantar, Minggu (20/1). Saat itu, petugas menyita sekitar 15 Kg sabu-sabu.

 

Dari pengembangan itu diketahui adanya pengiriman narkotika dari Pekanbaru menuju Medan. Petugas kemudian mencoba menghentikan  1 unit Toyota Avanza hitam BK 1875 FJ di Jalan Arifin Ahmad, Medan Kampai, Dumai, Riau, Minggu (3/2) sekitar pukul 21.30 Wib.

 

Namun mobil yang dikendarai S bersama P itu tidak berhenti. Kendaraan itu melaju kencang.

 

Petugas kemudian melakukan pengejaran. Tembakan dilepaskan ke arah pintu kanan. Belakangan diketahui S yang mengemudi tertembak di lutut dan tangan.

 

Mobil kemudian berhenti di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Cikampak, Labuhan Batu, Sumut. S dan P mencoba kabur. S langsung tertangkap, disusul P yang diringkus belakangan.

 

Dari mobil yang mereka tinggalkan ditemukan 1 tas hitam. Di dalamnya terdapat 14 kemasan teh cina warna hijau bertuliskan "Guan Yin Wang" yang masing-masing berisi 1 Kg narkotika jenis sabu-sabu.

 

S kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Sementara P dibawa untuk pengembangan. Petugas menyatakan dia sempat mencoba melakukan perlawanan sehingga ditembak mati.

 

"Terhadap salah satu tersangka terpaksa dilakukan tindakan tegas, karena melakukan perlawanan pada saat kita melakukan pengembangan," jelas Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, di RS Bhayangkara, Kamis (7/2/2019).

 

Dalam kasus ini, S dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.|||Samsidar Saragih

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Jumat, 16 Agustus 2019 | 11:30:00
SPPA Bisa Jerat Jurnalis 5 Tahun Penjara
BERIKAN KOMENTAR
Top