• Home
  • Sumut
  • Pelaku Pencekik Leher Gadis Kembar Ditahan di Polsek Pelabuhan Belawan
Rabu, 15 Mei 2019 | 14:58:42

Pelaku Pencekik Leher Gadis Kembar Ditahan di Polsek Pelabuhan Belawan

Foto/Ist
Pelaku Pencekik Leher Gadis Kembar Ditahan di Polsek Pelabuhan Belawan
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN ||| Pelaku pembekap dan pencekik leher gadis kembar berinisial RP warga jalan Marelan Pasar 1 ditahan di Polsek Medan Labuhan. Di ruang penyidik, RP yang disebut-sebut berusia 16 tahun itu didampingi kedua orangtuanya dan Bapas Sumut Pahmi. Selasa (14/5) pukul 15.15 WIB.

 

 “Pelaku ini masih anak dibawah umur (16 jalan 17 thn-red), tugas kami mendampingi pelaku mulai dari penyidikan di Polisi sampai ke persidangan nantinya, kami ditanggung Negara”. Kata Pahmi di hadapan orangtua korban di ruang penyidik.

 

Kapolsek Medan Labuhan melalui Kanit Reskrim saat dikonfirmasi tim wartawan sebut pelaku ditahan. “Yang kasus percobaan pencurian dengan kekerasan sudah kita tahan pelakunya, tapi masih anak umur 16 tahun”. Kata Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan balas WA wartawan.

 

Sementara korban SWS didampingi ibu kandung dan keluarga lainnya datang ke Polsek Medan Labuhan penuhi panggilan penyidik. Selasa (14/5) pukul 15.00 WIB. Ibu korban FH ngaku kesal atas proses penyidikan anaknya. “Sudah kita yang korban kita pula seperti disusahkan. Masak barang buktinya harus HP anak saya, sementara kita tidak tahu apa yang dicuri pelaku pembekap anak saya itu. Bisa saja Leptop, atau barang-barang lainnya, kenapa harus HP sementara HP itu kebutuhan anak saya”. Kata FH di halaman Polsek Medan Labuhan.  

 

Sekedar diketahui, peraktek percobaan pembunuhan yang dilakukan RP berawal dari rumah korban yang sepi. Sabtu (11/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum melakukan aksinya, pelaku RP intai rumah korban dan sempat bertatapan dengan korban, namun korban tak menyangka bahaya sedang mengancam dirinya. Begitu diyakini sepi, pelaku memanjat pagar rumah yang terkunci, kemudian pelaku berhasil masuk ke dalam rumah korban lewat pintu samping yang tidak terkunci.

 

Pelaku langsung kearah korban yang saat itu sedang berpakaian telekung dan duduk di atas sajadah usai sholat Duha. Dari arah belakang korban, pelaku langsung membekap mulut korban dan mencekik leher korban hingga korban terjatuh ke lantai. Dengan sisa-sisa tenaga, korban coba berupaya lepaskan diri dari cekikan pelaku.

 

Sesekali cekikan dan mulut korban lepas dari sergapan pelaku, dan korban menjerit sejadinya. Pelaku kembali menyergap korban dan kembali mencekik leher korban, bahkan kaki korban dijepit pelaku dengan kakinya. Pelaku bermaksud melumpuhkan perlawanan korban.

 

Teriakan minta tolong yang keluar dari mulut korban terdengarkan tetangga sebelah rumah korban (berisial H-red). Curiga dengan jeritan suara tersebut, H segera mencari tahu apa yang terjadi di rumah korban. Saat itu korban berhasil menggigit jari pelaku dan korban berhasil keluar dari maut yang mengancam dirinya.

 

Korban berupaya selamatkan diri. Begitu keluar rumah, korban mendapati tetangganya H di depan pintu dank e duanya menjerit minta tolong. Tidak berapa lama, warga setempat yang mendengar jeritan itu langsung berhamburan datang ke rumah korban dan mengamankan pelaku. Saat kejadian, ibu serta saudara korban lainnya sedang tidak berada di rumah.

 

“Sebelum kejadian, saya sempat melihat pelaku di depan rumah, saya pikir orang pencari rumput, sedikitpun saya tidak menyangka bahaya mengancam diri saya. Untung saya dapat gigit jarinya (pelaku-red), kalau tidak, mungkin saya sudah mati karenanya”. Kata korban SWS saat ditemui di tempat kediamannya.

 

Korban SWS didampingi ibu kandungnya FH tidak terima dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Labuhan dengan bukti laporan LP/291/V/2019/SU/PEL-BLW/SEK-MEDAN LABUHAN. Pelaku RP diamankan dan ditahan di Polsek Medan Labuhan untuk proses penyidikan. Belum diketahui jadwal waktu pelimpahan berkasnya ke Kejaksaan guna proses sidang.||| Samsidar Saragih

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Kamis, 18 Juli 2019 | 00:22:30
3 Begal Sadis dan Curanmor Diringkus
BERIKAN KOMENTAR
Top