• Home
  • Sumut
  • Warga Minta Kemenkumham “Tegur” Ka Rutan Kls II B Labuhan Deli
Sabtu, 6 Juli 2019 | 14:02:14
*Pasca Peredaran Narkoba di Rutan

Warga Minta Kemenkumham “Tegur” Ka Rutan Kls II B Labuhan Deli

BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN ||| Pasca tertangkapnya 3 orang pelaku pesta narkoba di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Labuhan Deli KLS IIB masing-masing Dermawan, Ibrahim, dan Boni Sihombing menjadi kontra versi di tengah masyarakat luas. 3 orang pelaku narkoba tersebut merupakan gambaran maraknya transaksi narkoba di dalam rumah tahanan Labuhan Deli, warga minta kemenkumham RI segera copot Kepala Rutan Labuhan Deli KLS IIB. Jum’at (05/7).

 

“Jika kita lihat dari luar, kondisi Rutan KLS IIB Labuhan Deli itu bagaikan penjara AL-Qatar Dubay Timur Tengah. Bangunannya dikelilingi tembok beton yang tinggi yang dilengkapi dengan kawat duri, petugasnya kelihatan melebihi TNI yang tegas dan terlatih, namun bobrok, bisa-bisanya narkoba beredar di dalamnya. Kami minta Kemenkumham RI copot Kepala Rutan Labuhan Deli KLS IIB”.

 

Demikian dikatakan pengurus Musholla AL-HUSNA Kelurahan Pekan Labuhan AR Ahmad usai sholat Jum’at di Masjid AL-Muhtadin jalan KL Yos Sudarso KM. 19,5 Medan. Jum’at (05/7) pukul 13.30 WIB.

 

Hal senada juga dikatakan tokoh masyarakat Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Najar. Menurutnya (Najar-red) Kepala Rutan KLS IIB Labuhan Deli yang menangkap 3 orang pelaku narkoba yang dilangsir ke media masa itu bukanlah suatu keberhasilan melainkan kegagalan seorang pimpinan.

 

“Adanya peredaran narkoba di dalam rumah tahanan merupakan kegagalan pimpinan dalam menerapkan binaan sekalipun pimpinan tersebut yang melakukan penangkapan. Bagaimana mungkin seorang pimpinan mampu membina narapidana sementara pimpinan tersebut gagal membina mental anggotanya. Kelalaian anggotanya adalah kelalaian pimpinan, dan sangat wajar pimpinan itu diganti”. Kata Najar.  

 

Kepala Rutan KLS IIB Labuhan Deli Nimrot Sihotang ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat WA, Jum’at (05/7) akui anggotanya kurang teliti dalam melaksanakan penggeledahan, alasannya over kapasitas.

 

 “Dikarenakan over kapasitas, dimungkinkan petugas kurang teliti dalam melaksanakan penggeledahan, dan saat ini 70 persen penghuni Rutan adalah orang yang bermasalah dengan narkoba”. Jelas Nimrot menjawab pertanyaan tim hariancakrawala.com.

Nimrot Sihotang juga sampaikan laporan kepada pimpinannya Kakanwil dan Kadiv Pas atas penggeledahan (razia insidentil-red) yang dilakukannya di kamar hunian Blok A lantai 3 kamar 4 Rutan Labuhan Deli.

 

Hasil penggeledahan tersebut (04 Juli 2019 pukul 12.15 WIB-red), Nimrot amankan 3 unit handphone, 1 Baterai HP, 4 buah sendok besi, 2 paket berisi serbuk Kristal (diduga sabu-sabu-red), 1 unit timbangan elektronik, dan 3 buah mancis.||| Samsidar Saragih

 

 

 

 

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Minggu, 13 Oktober 2019 | 00:22:07
Poldasu Lake Toba Fiesta 2019 di Parapat Sukses
BERIKAN KOMENTAR
Top