• Home
  • Sumut
  • Beraksi di Bandar Khalipah,Begal Tewas Dihajar Massa
Minggu, 18 Agustus 2019 | 00:37:28

Beraksi di Bandar Khalipah,Begal Tewas Dihajar Massa

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.PS TUAN ||| Satu dari 4 kawanan perampokan sepeda motor (begal) tewas dihajar massa usai menjalankan aksinya merampok sepeda motor di Jalan Pringgan (Jalan Bejo) tepatnya disamping Gang Ridho, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (17/8/2019) sekitar jam 24.00 WIB, dini hari.

 

Usai diamuk massa, pelaku yang bernama Ramadona (21) warga Jalan Pendidikan Dusun 2 Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan, kritis dan tak sadarkan diri dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim Medan namun nyawanya tidak dapat tertolong.

Informasi diperoleh dilokasi kejadian, aksi pelaku begal nekat ini terjadi saat korban, Aris Pradana (21) warga Jalan Benteng Hilir/Jalan Bejo, Gang Supar, keluar dari rumahnya untuk membeli bakso.

Korban berangkat seorang diri mengendarai sepeda motor Honda Beat warna Hitam BK 5363 AHK miliknya.

Tanpa diduga, 4 pelaku begal mengikutinya dengan mengendarai 2 sepeda motor.

Salah satunya, pelaku yang diamuka masa mengendarai kreta Honda Beat warna Hitam tanpa plat polisi. Saat di kawasan sepi di Jalan Pringgan, ke empat pelaku pun beraksi.

Dari atas kreta, korban dipepet lalu diberhentikan. Para pelaku turun dan salah satunya menodong korban dengan pisau. Lantaran pisau sudah menempel ditubuhnya, korban tak berkutik. Dengan gerak cepat, dua orang pelaku merampas sepedamotor milik korban dan melarikannya.

Sementara seorang lagi masih menodong korban dengan pisau dan salah satunya standby di atas sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor, berjaga-jaga kalau ada masalah bisa langsung tancap gas.

Sialnya, sewaktu akan kabur, korban yang sudah terlepas dari ancaman pisau langsung menendang seorang pelaku yang berada diboncengan kereta pada saat akan kabur.

Akibat tendangan kaki korban, bak karateka, membuat salah satu pelaku terjungkal jatuh ke jalan.

Antara korban dan seorang pelaku yang terjatuh akibat ditunjang korban, sempat berduel sambil berteriak-teriak mengatakan rampok, hingga pelaku kabur ke arah Gang Ridho.

Disaat bersamaan, warga disana yang mendengar teriakan itu langsung merespon. Pelaku terkepung warga yang geram, langsung menghakimi Ramadona hingga babak belur.

Setelah terkulai lemas dengan kondisi berlumuran darah, warga pun melapor ke polisi. Tak lama, petugas Reskrim Polsek Percut Sei Tuan datang ke lokasi dan berhasil memboyong pelaku dari kerumunan massa.

Namun lantaran mengalami luka cukup parah akibat amukan massa, polisi akhirnya membawa pria yang diketahui sebagai warga Jalan Pendidikan, Pasar 11, Gang Madinah, Kecamatan Percut Sei Tuan itu, ke RS Bhayangkara Medan.

Salah seorang warga mengatakan, pelaku terbilang nekat melakukan aksi begal di kawasan lokasi di Jalan Bejo. Padahal, warga mengaku aksi begal di jalanan belum pernah terjadi di kawasan itu.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo saat dikonfirmasi wartawan, mengaku jika pihaknya sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi.

Dirinya juga mengaku masih melakukan penyidikan terhadap 3 pelaku lainnya yang hingga kini berhasil kabur. “Yah, pelakunya 4 orang. Kendaraan korban dibawa kabur dan yang kita amankan sebagai barang bukti sepeda motor tersangka,” jelasnya.||| Sholihin

 

 

Editor : Zul


BERITA LAINNYA
Kamis, 14 November 2019 | 17:17:36
Pemkab Labuhanbatu Launching Aplikasi Sisumaker
Rabu, 13 November 2019 | 11:05:37
Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan
Minggu, 10 November 2019 | 21:58:47
Kapoldasu Minta Momentum Hari Pahlawan Tingkatkan SDM
Minggu, 10 November 2019 | 21:51:07
Tangani Masalah Bangkai Babi !! Pemko Medan Bentuk TKT
Minggu, 10 November 2019 | 21:49:28
Plt Wali Kota Medan : Siapapun Bisa Jadi Pahlawan
Minggu, 10 November 2019 | 00:27:06
Plt Wali Kota Terima Penghargaan Dari Pangdam I/BB
BERIKAN KOMENTAR
Top