• Home
  • Sumut
  • Kerukunan Puak Batak Bersaudara Minta Wartawan
Kamis, 5 September 2019 | 13:35:41

Kerukunan Puak Batak Bersaudara Minta Wartawan

Foto/Ist
BERITA TERKAIT:

aktualonline.com.MEDAN ||| Mayjen TNI (Purn) Sumiharjo Pakpahan meminta masyarakat bersikap positif terhadap statemen Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi soal "wisata halal" di Danau Toba.

Hal ini dinyatakan Sumiharjo dalam kapasitasnya sebagai pribadi dan sebagai Ketua Umum DPP Kerukunan Puak Batak Bersaudara (KPBB) pada acara "coffee morning" bersama jurnalis Kota Medan di Hotel Grand Antares, Rabu (4/9/2019).

 

"Bukan soal mendukung- tidak mendukung, tapi kita berpikir positif dalam melihat rencana pemerintah. Kalau itu yang terbaik untuk mengangkat PAD (pendapatan asli daerah) di kawasan danau Toba dan meningkatkan ekonomi kerakyatan atau taraf hidup warga di sekitar danau Toba, mengapa kita harus menolak?" tuturnya.

 

Atas dasar itulah, Sumiharjo mengajak semua tokoh untuk memberi pengertian kepada masyarakat sekitaran danau terkait hal tersebut.

 

Ketika peserta kegiatan menanyakan tanggapan KPBB tentang pernyataan Gubernur pada Kamis 22 Agustus 2019, tentang penertiban pemotongan hewan berkaki empat (babi), Mayjen Sumiharjo menyebutkan setelah pihaknya melakukan diskusi dengan Gubernur Edy Rahmayadi, disebutkan bahwa yang dimaksud bukan seperti informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Setelah menjelaskan makna ternak berkaki empat tersebut dalam adat budaya suku Batak, Mayjen Sumiharjo menekankan bahwa tujuan pernyataan itu adalah untuk penataan yang lebih bersih.

 

"Disana tidak ada disebutkan syariat Islam, hanya syariat. Kita sama-sama punya akses ke internet, coba buka disana apa makna syariat. Hukum atau aturan. Jadi hanya masalah pemberlakuan aturan yang mengatur, bukan membatasi," ujarnya membenarkan penyataan Gubsu.

 

Turut hadir Ketua DPD KPBB Sumut Prof Dr Marihot Manullang, Sekjen KPBB Ir Rustam Efendy, Sekretaris Umum DPD KPBB Sumut Lindung Pandiangan SE SH, MH dan sebagai pemandu acara Paraduan Pakpahan, SH.

 

Dibagian penutup, Lindung Pandiangan yang juga ketua organisasi jurnalis online (JOIN), meminta wartawan yang hadir untuk memberitakan isu wisata halal ini dengan bahasa yang menyejukkan demi terjaganya kerukunan masyarakat Sumatera Utara, khususnya di kawasan danau Toba.||| Samsidar Saragih







Editor : Zul

 


BERITA LAINNYA
Senin, 16 September 2019 | 00:32:37
Kota Medan Kembali Raih Penghargaan WTN
Senin, 16 September 2019 | 00:00:21
HUT ke I Rey Kafe Meriah Dihadiri Anggota DPRD Kota Medan
BERIKAN KOMENTAR
Top